Kalla Property Siapkan Groundbreaking MaRI Extension April 2026

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Proyek perluasan kawasan pusat perbelanjaan Mal Ratu Indah (MaRI) di Makassar segera memasuki tahap pembangunan.

Pengelola menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking MaRI Extension dilaksanakan pada April 2026.

Saat ini, berbagai tahapan persiapan pembangunan tengah berlangsung, termasuk penyelesaian aspek teknis dan perencanaan proyek.

Pengembangan ini menjadi bagian dari ekspansi kawasan ritel yang dikelola oleh Kalla Group melalui unit bisnis propertinya.

MaRI Extension akan dibangun bersebelahan dengan gedung utama Mal Ratu Indah, tepatnya di lokasi bekas Hotel Sahid Makassar di Jalan Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sales & Marketing General Manager Kalla Land & Property, Rasmila Sari Suaib mengatakan, lahan untuk proyek pengembangan tersebut telah siap dan dalam kondisi bersih sehingga dapat segera memasuki tahap konstruksi.

“Insya Allah April, tapi belum bisa saya bocorkan tanggalnya,” ujar Mila, sapaan akrabnya, saat ditemui sebelum kegiatan buka puasa bersama media di Timur Resto, kawasan Nipah Park, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (11/3/2026).

Secara konsep, pengembangan MaRI Extension tetap mempertahankan identitas utama MaRI sebagai pusat perbelanjaan yang mengedepankan suasana elegan, hangat, dan nyaman bagi keluarga.

Menurut Rasmila, karakter tersebut akan tetap dipertahankan agar pengalaman berbelanja yang selama ini menjadi ciri khas MaRI tidak berubah meskipun kawasan mal diperluas.

“Konsepnya masih tetap sama seperti yang kita rencanakan di MaRI. Jadi tidak akan meninggalkan identitasnya. Elegannya harus tetap ada, hangatnya harus tetap ada, kenyamanannya harus tetap ada, dan yang pasti tetap untuk segmentasi keluarga,” jelasnya.

Melalui proyek pengembangan ini, luas kawasan MaRI direncanakan meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan luas pusat perbelanjaan yang ada saat ini. Ekspansi ini diharapkan mampu memperluas kapasitas tenant sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor ritel kota Makassar.

Estimasi awal pembangunan MaRI Extension diperkirakan berlangsung sekitar dua tahun sejak proses konstruksi dimulai. Dengan jadwal tersebut, kawasan baru mal berpotensi mulai beroperasi pada 2028 mendatang.

Rasmila menjelaskan, pengembangan ini dilakukan untuk menjawab tingginya minat pelaku usaha ritel yang ingin membuka gerai di MaRI. Selama beberapa waktu terakhir, sejumlah tenant tercatat masuk dalam daftar tunggu.

“Sejak lama ada beberapa waiting list tenant yang memang belum bisa kami tindaklanjuti karena keterbatasan luasan area MaRI yang sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak manajemen telah mulai melakukan pendekatan awal kepada calon tenant potensial yang tertarik bergabung di kawasan perluasan tersebut.

“Sudah mulai di-sounding ke calon-calon tenant, sudah mulai ngobrol-ngobrol walaupun memang kami belum punya marketing tools yang bisa kami sharing,” katanya.

Di sisi lain, manajemen Kalla Property juga memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat hubungan dengan insan media. Kegiatan buka puasa bersama digelar secara santai bersama puluhan jurnalis di Makassar.

Public Relations Senior Analyst Kalla Property, Nafila Aindinia Makmur mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan media yang selama ini menjadi mitra perusahaan.

“Terima kasih atas kerja samanya selama ini, semoga hubungan semakin erat,” kata Ila, sapaan akrabnya.(wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Sidang, Penahanan Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Cs Dipindah ke Pekanbaru
• 13 jam laluokezone.com
thumb
APTRI Pesimistis Target Produksi 3 Juta Ton Gula Bisa Tercapai
• 28 menit lalukompas.id
thumb
Astakarya Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional Dirumuskan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iran Guncang Dunia, 10 Orang Diduga Agen AS–Israel Ditahan
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Disebut Lebih Kaya dari Bill Gates, Bos Binance Sebut Data Forbes Tak Akurat
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.