Air Lindi Truk Sampah Antre ke TPST Bantargebang Picu Bau Menyengat dan Jalan Licin

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Antrean panjang truk pengangkut sampah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di TPST Bantargebang, Kota Bekasi dikeluhkan warga, Kamis (12/3/2026).

Sebab menimbulkan bau tidak sedap hingga membuat permukaan jalan menjadi licin akibat rembesan air dari muatan sampah.

Pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah truk pengangkut sampah terlihat berhenti berderet di badan jalan sambil menunggu giliran masuk ke area TPST Bantargebang.

Baca juga: Truk Sampah Antre 8 Km ke TPST Bantargebang, Jalan Siliwangi Bekasi Macet Total

Dari bagian bak truk yang dipenuhi muatan sampah, tampak air lindi menetes dan mengalir ke aspal jalan.

Air tersebut meninggalkan bekas basah di sepanjang jalur yang dilalui truk.

Aroma tidak sedap tercium cukup kuat di beberapa titik, terutama di lokasi truk yang berhenti cukup lama.

Kondisi itu pun dikeluhkan warga dan pengguna jalan yang melintas.

Warsini (52), pemilik warung di tepi Jalan Siliwangi, mengatakan bau tidak sedap sebenarnya sudah kerap tercium saat truk sampah melintas di kawasan tersebut.

Namun, kondisinya menjadi jauh lebih parah sejak terjadi kemacetan panjang.

“Sebelum enggak ada macet kaya gini, baunya udah terasa dari truk yang cuma lewat-lewat saja. Sekarang baunya jadi semakin parah karena truk lama berhentinya,” ujar Warsini saat ditemui di lokasi, Kamis (12/3/2026).

Baca juga: Tak Lama Lagi, Terkuak Siapa yang Harus Tanggung Jawab atas Longsornya Sampah Bantargebang

Menurut dia, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pedagang yang membuka usaha di pinggir jalan.

Ia berharap pemerintah dapat segera mencari solusi agar kemacetan akibat antrean truk sampah tersebut tidak terus terjadi.

“Mudah-mudahan ada solusi dari pemerintah supaya enggak macet terus seperti ini,” kata dia.

Selain bau menyengat, rembesan air dari muatan sampah juga dikeluhkan pengguna jalan karena membuat permukaan aspal menjadi licin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Rafli (34), seorang pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut, mengatakan pengendara harus lebih berhati-hati saat melewati jalur yang dipenuhi truk sampah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masjid Kuno Bondan, Panggung Kayu yang Menaklukkan Waktu
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Pakar Eksaminasi Putusan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak, Ini Kesimpulannya
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Satgas PKH Hitung Denda Pelanggaran Usai Segel Tambang Nikel Mineral Trobos
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Jangan Lalai dengan Kehidupan Akhirat
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Diprediksi Meningkat, Wamendagri Minta Pemda Antisipasi Mobilitas Masyarakat
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.