Pemkab Gowa-BSI Luncurkan Program Gowa Berhaji, Dorong Perencanaan Haji dan Penguatan UMKM

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan program Gowa Berhaji, Gowa Berkah dalam rangkaian Festival Ramadan Hati Damai yang digelar di Zona A RTH Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa.

Program tersebut dihadirkan sebagai upaya memberikan kemudahan layanan keuangan syariah kepada masyarakat, khususnya dalam perencanaan ibadah haji sejak dini.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong literasi keuangan syariah sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk merencanakan keberangkatan haji mereka.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk dalam penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan pemahaman terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

“Masyarakat diberikan kesempatan untuk merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas di BSI. Bagi yang ingin berhaji, mari kita luangkan waktu dan rezeki untuk mewujudkannya. Karena melalui program ini, bahkan para pelaku UMKM juga memiliki kesempatan untuk merencanakan keberangkatan haji mereka,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat Gowa untuk menunaikan ibadah haji cukup tinggi. Hal tersebut tercermin dari jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa yang mencapai 1.451 orang, bahkan menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kondisi itu menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi dalam menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Pemerintah daerah pun berharap program yang diluncurkan dapat menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk lebih terencana dalam mempersiapkan keberangkatan haji.

“Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Mari kita manfaatkan program ini untuk menuju Baitullah yang menjadi cita-cita sebagian besar masyarakat islam,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Husniah juga menilai Festival Ramadan Hati Damai menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan ruang promosi dan penguatan ekonomi bagi pelaku UMKM.

Ia menilai tenant UMKM yang hadir tahun ini tampil lebih modern dan tertata dengan baik, serta menawarkan beragam pilihan kuliner bagi masyarakat yang datang berkunjung ke kawasan RTH Syekh Yusuf.

“Terima kasih kepada BSI yang telah membersamai pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM agar dapat meningkatkan pendapatan mereka. Alhamdulillah antusiasme masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sangat tinggi dalam memanfaatkan berbagai peluang yang dihadirkan melalui kegiatan ini,” jelas Bupati Gowa.

Sementara itu, Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gowa yang telah menggandeng BSI sebagai mitra dalam menghadirkan layanan bagi calon jemaah haji di daerah tersebut.

Ia menyebutkan, sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan BSI merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan edukasi serta literasi keuangan syariah kepada masyarakat, sekaligus pendampingan dalam merencanakan ibadah haji secara lebih matang.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang telah mempercayakan BSI sebagai mitra dalam kegiatan Gowa Berhaji. Sinergi ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan syariah serta pendampingan kepada masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dengan lebih matang,” katanya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Gowa dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat religiusitas masyarakat yang cukup tinggi. Hal itu juga tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk mendaftar haji.

Namun demikian, saat ini waktu tunggu keberangkatan haji rata-rata mencapai sekitar 26 tahun.

Kondisi tersebut membuat perencanaan keuangan sejak dini menjadi hal yang penting bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji.

Berdasarkan data BSI, jumlah waiting list haji melalui BSI di Kabupaten Gowa tercatat sekitar 8.155 orang atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut.

“Karena itu kami menyambut baik inisiatif Pemkab Gowa dalam menghadirkan program Gowa Berhaji sebagai solusi dan ikhtiar bersama untuk mendekatkan masyarakat Gowa dari berbagai usia agar dapat merencanakan perjalanan ke Baitullah,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp93,3 juta.

Selain itu, panitia turut menggelar pengundian doorprize berupa hadiah umrah dan tabungan emas bagi masyarakat yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan tenant UMKM yang turut meramaikan Festival Ramadan Hati Damai.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Gowa.(an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Pemanggilan Gus Yaqut, KPK Masih Tunggu Surat Resmi Pengajuan Penundaan
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Bandara Batam proyeksi 280 ribu penumpang saat Angkutan Lebaran 2026
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Inflasi RI 4,76 Persen, Purbaya: Ekonomi Tidak Overheating
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Persaingan Top Scorer Sementara BRI Super League 2025/2026: Mariano Peralta Mencoba Hentikan Dominasi Brasil
• 22 menit lalubola.com
thumb
Kesadaran Rawat Gigi Masih Rendah, Gen Z dan Milenial Pakai THR untuk Belanja Fesyen dan Kosmetik
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.