Rumor soal inspirasi di balik karakter Umma dalam serial Nussa Rara akhirnya dijawab oleh Annisa Hadiyanti. Annisa membenarkan ada inspirasi karakter tersebut dengan masa lalu rumah tangganya.
Tepatnya, Annisa menyebut Umma adalah karakter wanita yang diduga jadi selingkuhan mantan suaminya, Aditya Triantoro, pada tahun 2018 silam.
"Saya menemukan chat-nya Adit sama selingkuhannya ini pada 2018. Dia merayu perempuan ini dengan mengatakan hal yang demikian (terinspirasi). Apakah itu fakta atau rayuan saja, saya tidak tahu, tapi itu yang tertulis di chat," ungkap Annisa kepada kumparan, Rabu (11/3).
Pengakuan ini cukup berbanding terbalik dengan citra Umma yang salihah, di cerita Nussa dan Rara.
"Ternyata 2019 ketahuan dia ada perselingkuhan. Saya mau selesaikan saat itu juga, tapi karena Nussa lagi pas up-up-nya, jadi semua itu saya simpan. Saya simpan karena ada request juga dari BOD yang tahu. Saya mikirin anak-anak kantor, ke depannya Nussa gimana," jelas Annisa.
Keputusan itu diambil Annisa demi menyelamatkan IP yang mereka bangun dengan modal hasil jerih payah sendiri.
Namun, pengorbanan Annisa rupanya tidak dibalas dengan iktikad baik. Pada September 2022, di tengah proses perceraian, Annisa justru mendapatkan surat pemberhentian dari posisinya sebagai komisaris.
"Tiba-tiba dapat surat pemberhentian. Dibilangnya saya tidak pernah melakukan kewajiban sebagai komisaris. Masa iya dari 2015 sampai 2022 saya enggak ngapa-ngapain," tutur Annisa.
Kini, Annisa memutuskan buka suara karena merasa sudah tidak ada lagi rasa hormat yang diberikan oleh mantan suaminya.
Annisa menegaskan tujuannya bersuara bukan untuk menjatuhkan IP Nussa, melainkan meluruskan fakta dan menuntut keadilan yang menjadi haknya.
"Saya hanya ingin keadilan atas aset yang kita bangun berdua. Jika memang harus lewat jalur viral agar suara saya didengar, maka ini yang saya lakukan," tutup Annisa.





