DPRD ingin Persoalan Sampah Bantargebang Harus Jadi Perhatian Lebih Serius

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Perkembangan Kota Bekasi dalam beberapa tahun terakhir tergolong pesat. Pertumbuhan kawasan permukiman, pusat bisnis, hingga infrastruktur transportasi terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Apalagi rencana pembangunan Kota Bekasi tahun 2027 diproyeksikan akan menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur, penataan lingkungan, serta penguatan pelayanan publik.

Pemerintah daerah bersama legislatif mulai menyusun berbagai program strategis guna menjawab tantangan pertumbuhan kota yang semakin pesat.

Namun di balik kemajuan tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah masalah penanganan sampah yang masih menjadi salah satu perhatian utama DPRD Kota Bekasi.

BACA JUGA:5 Cara Bermain Bitcoin untuk Pemula

BACA JUGA:Wamensos Agus Jabo Priyono Percepat Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Majene

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menyoroti persoalan penanganan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang dinilai memerlukan penanganan komprehensif melaluu momentum perayaan HUT ke-29 Kota Bekasi.

“DPRD memandang persoalan Bantargebang harus menjadi perhatian yang jauh lebih serius dari Pemerintah Kota Bekasi,” ungkap Sardi dalam pidatonya saat sidang Paripurna HUT ke-29 Kota Bekasi di gedung DPRD.

Sorotan tersebut disampaikan menyusul insiden longsor gunungan sampah di Zona IV TPST Bantargebang yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia beberapa hari yang lalu.

Menurut Sardi, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di kawasan TPST Bantargebang tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan biasa. Diperlukan transformasi teknologi serta sistem pengolahan yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kota Bekasi telah lama menanggung beban lingkungan yang sangat besar. Sehingga keselamatan warga, perlindungan lingkungan, serta kepastian penanganan risiko harus menjadi prioritas utama,” kata Sardi.

BACA JUGA:Libur Lebaran, Best Western Premier The Hive Jakarta Ada Promo Menginap dan Halal Bi Halal All You Can Eat

BACA JUGA:Penampakan Yaqut Cholil Ditahan KPK Pakai Rompi Orange di Kasus Korupsi Kuota Haji

Kedepannya, ia berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat menjadikan momentum hari jadi Kota Bekasi sebagai titik balik untuk menghadirkan langkah yang lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan sampah Bantargebang.

“Demi keselamatan masyarakat dan masa depan Kota Bekasi. Momentum hari jadi Kota Bekasi harus menjadi titik balik keseriusan melalui persoalan Bantargebang demi keselamatan warga,” lanjut Sardi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buntut Izin SMK IDN Dicabut Gubernur KDM, Orang Tua Datangi Gedung Sate Pertanyakan Nasib Anak
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Inovatif, Proyek STEAM Jadi Asesmen Akhir Sekolah SMA Labschool Jakarta
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Puluhan Pasangan Bukan Suami-Istri Terjaring Razia di Karawang
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hasil Lengkap RUPST BCA 2026, dari Dividen hingga Perubahan Pengurus
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Kapolda Banten Pastikan Stok BBM dan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.