Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menggelar buka puasa bersama korps diplomatik bertajuk “Pejambon Iftar” di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Jakarta, Kamis (12/3).
Dalam momen tahunan itu, Sugiono menyinggung pentingnya solidaritas global di tengah situasi dunia yang dinilai semakin kompleks.
“Bagi umat Muslim di seluruh dunia, Ramadan adalah waktu untuk refleksi, kesabaran, dan kasih sayang. Sama dengan puasa, momen iftar menjadi bermakna karena kita dapat berkumpul bersama untuk berbuka, ” ujarnya.
Menurut Sugiono, nilai kebersamaan tersebut juga penting di tengah dinamika global yang semakin tidak mudah.
“Di tengah situasi global yang tidak semakin mudah bagi kita semua, saya berharap momen ini dapat mengingatkan kita pada semangat solidaritas dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga berharap para pemimpin dunia dapat mengambil langkah bijak untuk meredakan berbagai ketegangan yang terjadi di berbagai kawasan.
“Kami berharap, dengan kebijaksanaan para pemimpin dunia, ketegangan dapat diredakan dan masa depan yang lebih baik dapat terwujud bagi kita semua,” ujar Sugiono.
Tahun ini adalah tahun kedua Sugiono hadir di Pejambon Iftar. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, dan Sukamta, Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Gita Sabharwal, para duta besar dan anggota korps diplomatik, serta perwakilan organisasi internasional.
Turut hadir pula Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Arrmanatha Nasir, Arif Havas Oegroseno, serta Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Jamhari Makruf.





