Ledakan mengguncang sejumlah gedung di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (13/3). Kepulan asap kemudian terlihat di pusat kota Dubai.
Dubai merupakan pusat keuangan di Timur Tengah. Laporan mengenai ledakan dan asap tersebut disampaikan koresponden kantor berita AFP di lokasi.
Ia melaporkan getaran terasa kuat di sejumlah gedung. Suara ledakan besar juga terdengar.
Sirene juga berbunyi dari arah Sheikh Zayed Road, yang merupakan jalur arteri utama di UEA.
Pernyataan DubaiSementara itu, Kantor Media Pemerintah Dubai menyatakan bahwa suara ledakan itu bersumber dari pencegatan/intersepsi di udara oleh sistem pertahanan udara.
“Otoritas terkait mengkonfirmasi bahwa sebuah insiden kecil akibat jatuhnya serpihan (shrapnel) dari proses pencegatan di udara sedang ditangani pada fasad salah satu gedung di pusat Dubai, dan tidak ada korban luka yang dilaporkan," ujar mereka.
Drone JatuhPada Kamis sebelumnya, sebuah drone jatuh di sekitar distrik keuangan di Dubai, tepatnya di kawasan drone Dubai Creek Harbour, yang dihuni gedung-gedung pencakar langit.
Peristiwa itu terjadi beberapa saat setelah Iran mengancam akan menyerang sejumlah institusi ekonomi di sana.
Sejumlah perusahaan di Dubai bahkan mengevakuasi sebagian stafnya.
UEA merupakan salah satu sasaran serangan Iran di Timur Tengah. Bandara di Dubai serta sejumlah pelabuhan dan properti mewah sempat ditutup akibat serangan tersebut.
Iran menyangkal menargetkan negara-negara tetangganya di Teluk itu dan menegaskan sasaran mereka adalah pangkalan militer AS dan aset-aset mereka di Teluk.





