Pertamina Siapkan Alternatif Sumber Impor BBM di Tengah Konflik Timur Tengah 

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mencari sumber impor energi alternatif dari berbagai kawasan di luar Timur Tengah.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan perusahaan telah menyiapkan strategi di tengah konflik Timur Tengah. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan stok energi nasional menyusul adanya potensi gangguan distribusi minyak akibat konflik Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mencari sumber impor energi alternatif dari berbagai kawasan di luar Timur Tengah.

Baca Juga:
Pemimpin Tertinggi Iran Tuntut Penutupan Seluruh Pangkalan AS di Teluk

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengatakan perusahaan telah menyiapkan strategi untuk memastikan pasokan energi tetap aman di tengah dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi rantai pasok minyak dunia.

"Jadi tentunya kita sudah antisipasi untuk mencari sumber yang lain supaya ketahanan stoknya juga bisa baik dan bagus," kata Simon dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
Pedagang Parsel Cikini Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran

Menurutnya, Pertamina tidak akan hanya bergantung pada pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Perusahaan telah melakukan diversifikasi sumber impor dengan menggandeng pemasok dari berbagai wilayah lain.

Baca Juga:
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Perintahkan Blokade Selat Hormuz Dilanjutkan

Selama ini pun, kata dia, Pertamina juga memperoleh pasokan energi dari sejumlah negara di Afrika hingga AS.

"Untuk antisipasi kami juga melakukan diversifikasi sumber. Sumber-sumber kita tidak hanya dari Timur Tengah, ada juga dari Afrika, ada dari Amerika Serikat, dan berbagai tempat lainnya," ujarnya.

Diketahui, ketegangan di kawasan Timur Tengah akibat perang yang melibatkan AS-Israel dengan Iran memicu gangguan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global.

Pemerintah mencatat sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia dikirim melalui jalur Selat Hormuz. Kondisi tersebut membuat stabilitas kawasan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pasokan energi nasional.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gapki Cemas Pasokan CPO Makin Ketat, Produksi 2026 Diproyeksi Hanya Naik 2%
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Ini Dia Tanda-tanda Datangnya Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan yang Harus Kamu Ketahui
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kunjungi SMPN 43 Bandung, Dubes Kanada Pantau Program Cegah Anemia Remaja
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.