Spanyol, tvOnenews.com - Pemerintah Spanyol mengambil sikap tegas terhadap Amerika Serikat dengan menolak penggunaan pangkalan militer di wilayahnya untuk operasi militer terhadap Iran. Keputusan tersebut memicu ketegangan diplomatik setelah Washington dilaporkan mengancam Madrid dengan langkah ekonomi.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan negaranya tidak takut terhadap kemungkinan tekanan dari Amerika Serikat. Ia menilai Spanyol memiliki posisi kuat sebagai sekutu NATO sekaligus mitra ekonomi penting bagi Washington.Dalam wawancara dengan penyiar publik TVE pada Kamis (12/3), Albares menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi Spanyol untuk menerima tekanan hanya karena mempertahankan sikapnya.
“Kami tidak takut apa pun. Mengapa Spanyol harus dikenai tindakan atau tekanan apa pun?” kata Albares.
Albares menegaskan bahwa Spanyol selama ini merupakan sekutu yang dapat diandalkan bagi Amerika Serikat dan negara-negara Barat.
Ia mencontohkan kontribusi Spanyol dalam operasi NATO, termasuk perannya melindungi wilayah udara negara-negara Baltik.
Menurutnya, posisi tersebut menunjukkan bahwa Spanyol tetap berkomitmen pada kerja sama keamanan internasional meskipun memiliki perbedaan pandangan terkait operasi militer terhadap Iran.
Albares juga menyoroti hubungan ekonomi yang kuat antara kedua negara.
Ia menyebut Spanyol sebagai salah satu mitra dagang penting bagi Amerika Serikat. Oleh karena itu, tekanan ekonomi dinilai bukan langkah yang realistis dalam hubungan bilateral kedua negara.
Madrid Nilai Serangan terhadap Iran Melanggar Hukum InternasionalPemerintah Spanyol sebelumnya secara terbuka menentang rencana serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Madrid menilai operasi militer tersebut tidak sejalan dengan prinsip hukum internasional.
Sikap ini kemudian diwujudkan dengan keputusan melarang penggunaan dua pangkalan militer penting di wilayah Spanyol untuk operasi terhadap Iran.
Dua pangkalan tersebut adalah:
-
Pangkalan militer Rota
-
Pangkalan militer Moron
Kedua fasilitas militer tersebut selama ini sering digunakan dalam kerja sama pertahanan antara Spanyol dan Amerika Serikat.
Namun dalam konteks konflik Iran, pemerintah Spanyol memilih untuk tidak memberikan izin penggunaan pangkalan tersebut.




