Terkini, Makassar — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 mencatat pergerakan penumpang kapal laut yang cukup tinggi di sejumlah pelabuhan wilayah Indonesia Timur menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Hingga Jumat, 13 Maret 2026, total penumpang yang tercatat di 22 pelabuhan mencapai 177.103 orang.
Data tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang pada periode H-15 hingga H-8 atau 6–13 Maret 2026 di pelabuhan yang berada di bawah pengelolaan Pelindo Regional 4 yang meliputi wilayah Sulawesi, Kalimantan, Maluku hingga Papua.
Dari jumlah tersebut, tercatat 102.258 penumpang embarkasi (berangkat) dan 74.650 penumpang debarkasi (tiba) di berbagai pelabuhan.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan data tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut menjelang periode arus mudik.
“Pergerakan penumpang di pelabuhan wilayah Pelindo Regional 4 mulai menunjukkan peningkatan. Data ini menjadi bagian dari pemantauan kami untuk memastikan kesiapan layanan pelabuhan menghadapi potensi lonjakan penumpang menjelang mudik,” ujar Yusida M. Palesang.
Makassar dan Balikpapan Dominasi Pergerakan Penumpang
Berdasarkan rekapitulasi data hingga Jumat (13/3/2026), beberapa pelabuhan mencatat pergerakan penumpang yang cukup signifikan.
Pelabuhan Makassar menjadi salah satu pelabuhan dengan aktivitas penumpang tinggi dengan 11.722 penumpang berangkat dan 10.202 penumpang tiba.
Sementara itu, Pelabuhan Balikpapan mencatat jumlah keberangkatan tertinggi dengan 27.303 penumpang embarkasi dan 6.667 penumpang debarkasi.
Selain itu, sejumlah pelabuhan lain juga mencatat aktivitas penumpang yang cukup tinggi, antara lain:
* Manado: 6.999 penumpang berangkat dan 640 penumpang tiba
* Samarinda: 5.396 penumpang berangkat dan 1.074 penumpang tiba
* Kendari: 3.915 penumpang berangkat dan 1.185 penumpang tiba
* Parepare: 3.800 penumpang berangkat dan 14.232 penumpang tiba
Indikasi Awal Peningkatan Mobilitas Menjelang Mudik
Yusida menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat melalui transportasi laut menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Menurutnya, Pelindo Regional 4 terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap pergerakan penumpang di seluruh pelabuhan guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Kami juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi penumpang, mulai dari ruang tunggu yang memadai, penguatan sistem keamanan, hingga koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus penumpang,” jelasnya.
Sejumlah Pelabuhan Lain Juga Catat Pergerakan
Selain pelabuhan utama, sejumlah pelabuhan lainnya juga mencatat aktivitas penumpang meskipun dalam jumlah lebih kecil, di antaranya Ambon, Biak, Bitung, Fakfak, Jayapura, Tarakan, Ternate hingga Tolitoli.
Pelindo Regional 4 menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan pergerakan penumpang setiap hari sebagai bagian dari kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Pelindo berkomitmen memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal, aman, dan nyaman selama periode peningkatan aktivitas transportasi laut,”imbuh Yusida.
Dengan tren peningkatan tersebut, pelabuhan-pelabuhan di kawasan Indonesia Timur diperkirakan akan semakin ramai dalam beberapa pekan ke depan seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran 2026.




