Tak Ada Gajah di Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta Tahun Ini

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Keraton Yogyakarta kembali menggelar Garebeg Sawal Dal 1959 atau Grebeg Syawal 2026. Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 14 Maret dengan Gladhi Resik Prajurit dan ditutup dengan Ngabekten Putri pada 21 Maret.

Puncak acara, Grebeg Syawal, akan dilaksanakan pada Jumat (20/3). Masyarakat dapat menyaksikannya dalam rangkaian acara di Pagelaran Keraton dan Masjid Gedhe.

Namun ada yang berbeda tahun ini: grebeg syawal tidak akan menghadirkan gajah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Gajah Absen, Ini Alasannya

Ketiadaan gajah dalam prosesi tahun ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi, yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

"Mulai Garebeg Sawal Dal 1959 kali ini, Liman (gajah) tidak akan berpartisipasi dalam iring-iringan atau kirab gunungan dan pareden," jelas keterangan resmi Keraton Yogyakarta, Jumat (13/3).

Rangkaian Prosesi Grebeg Syawal

Prosesi Grebeg Syawal akan dimulai pukul 06.30 WIB dengan persiapan bregada prajurit di Kompleks Kamandhungan Kidul Keraton Yogyakarta. Sekitar pukul 09.00 WIB, iring-iringan bregada prajurit beserta gunungan dan pareden akan menuruni Siti Hinggil di Pagelaran Keraton Yogyakarta.

Gunungan yang berada di Bangsal Pancaniti, Kamandungan Lor, dibawa oleh Kanca Abang melalui Regol Brajanala–Sitihinggil Lor–Pagelaran, lalu keluar lewat sisi barat Pagelaran menuju Masjid Gedhe. Setelah didoakan, sebagian gunungan akan dibawa menuju Pura Pakualaman, sementara pareden dikirim ke Kompleks Kepatihan dan Ndalem Mangkubumen.

Seusai didoakan, gunungan akan dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

14 Bregada Prajurit dan Inovasi Busana

Tahun ini, 14 Bregada Prajurit Keraton akan turut ambil bagian dalam prosesi. Di antaranya Prajurit Jager yang mengawali iring-iringan dari dalam Kedhaton menuju Masjid Gedhe, serta Prajurit Suranata yang mengawal Abdi Dalem Pengulon dan Kanca Kaji menyambut gunungan.

Deretan prajurit lainnya meliputi Wirabraja, Dhaeng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero, Langenastra, Nyutra, Langenkusuma, dan Sumahatmaja.

Keraton juga melakukan revitalisasi busana Kanca Kaji pada prosesi tahun ini. Jika busana sehari-hari menggunakan atela berwarna putih, busana kebesaran akan tampil berbeda.

"Untuk pangkat Wedana menggunakan sikepan berwarna hitam, sedangkan untuk pangkat Bekel menggunakan jubah berwarna kehijauan," kata Nyi RP Lukitaningrumsumekto, penanggung jawab revitalisasi busana Prajurit dan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta.

Sementara itu, Langenkusuma — kesatuan prajurit perempuan — dan Sumahatmaja sebagai satuan prajurit khusus, pertama kali direvitalisasi pada Hajad Dalem Garebeg Mulud Dal 1959, 5 September 2025. Keduanya bertugas sebagai pagar betis dan pembuka jalan bagi gunungan dan pareden di area Pagelaran Keraton.

"Komitmen kami memang setiap prosesi Garebeg selalu menghadirkan hal baru, baik berupa inovasi maupun revitalisasi. Hal ini sejalan dengan semangat pelestarian kebudayaan di Keraton Yogyakarta," kata Penghageng II Kawedanan Kaprajuritan sekaligus Manggala Prajurit Keraton Yogyakarta, KPH Notonegoro.

Masyarakat Diminta Tertib, Drone Dilarang

Masyarakat yang hadir diimbau mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan tertib. Selama prosesi berlangsung, penerbangan drone dilarang guna menjaga kelancaran acara sekaligus memberikan penghormatan terhadap Hajad Dalem sebagai simbol sedekah dari Raja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Film "Crocodile Tears" tayang di bioskop Indonesia 7 Mei 2026
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Aktivis Minta Pemerintah Cepat Susun DIM RUU PPRT: Tenggat Sebulan
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pendapatan Tumbuh, tapi Laba Prodia (PRDA) Susut 23,46% di 2025
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KCIC Operasikan Lagi 62 Perjalanan Whoosh Mulai 14 Maret
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penghasilan Seret, Driver Ojol Ikut Program Mudik Gratis untuk Pulang Kampung
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.