JAKARTA - Memasuki satu pekan sebelum Lebaran 2026, Stasiun Pasar Senen mulai tampak dipadati para pemudik. Sejumlah penumpang memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang saat puncak arus mudik, sekaligus menikmati libur lebih panjang di kampung halaman.
Pantauan Okezone di lokasi pada Jumat (13/3/2026) pagi hingga siang, tampak para pemudik dengan koper dan tas serta bawaannya silih berganti datang. Di depan pintu keberangkatan, terlihat antrean para pemudik yang tak sabar memasuki kereta. Tujuan keberangkatan pun beragam, mulai dari Kutuarjo, Solo hingga Blitar, Jawa Timur.
Ada yang menempuh perjalan mudik seorang diri, juga ada orang tua yang memboyong keluarganya pulang kampung. Seperti Waluyo, yang sudah jauh hari memesan tiket untuk keberangkatan menuju kampung halamannya di Kutuarjo, Jawa Tengah. Pria berusia 32 tahun ini sengaja mudik lebih awal karena sudah tidak ada tanggungan kerja.
"Saya kerja freelance dan semua kerjaan juga udah beres, jadinya mudik lebih cepet. Untungnya udah pesan tiket satu bulan lalu," kata Waluyo yang bilang bakal menghabiskan 14 hari di kampung halaman.
Senada seperti Syaiful, pemudik tujuan Kutuarjo ini juga memilih mudik lebih awal karena sudah mendapat cuti panjang dari tempat kerjanya. Seturut itu, anaknya pun sudah memasuki musim liburan.
Saban mudik, Syaiful selalu menggunakan transportasi kereta api karena dianggap lebih ekonomis dan nyaman ketimbang menggunakan bus atau kendaraan pribadi yang berisiko terkena macet, terlebih saat arus puncak mudik di H-2 Idulfitri. Oleh karena itu, dia dan istrinya sudah memesan tiket sejak satu bulan sebelum keberangkatan.
"Mudik lebih awal karena anak sekolah udah libur, tiket lebih murah. Menghindari puncak arus mudik dan (naik kereta api) lebih efisien, menghindari kemacetan di jalur tol," ujar Syaiful.




