Grid.ID - Polemik mengenai "surat putus" misterius yang diterima dr. Kamelia akhirnya ditanggapi dengan tegas oleh adik kandung Ammar Zoni, Aditya Zoni. Di tengah tuntutan 9 tahun penjara yang membayangi sang kakak, Aditya meminta agar drama hubungan asmara tersebut tidak lagi dibesar-besarkan.
Aditya Zoni, yang disebut-sebut sebagai pihak yang meneruskan surat tersebut kepada dokter Kamelia melalui pesan WhatsApp, akhirnya memberikan klarifikasi usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Aditya Zoni mengaku telah menjalin komunikasi dengan doktet Kamelia untuk meredam kegaduhan yang terjadi di media sosial. Secara terang-terangan, mantan suami Yasmine Ow ini meminta dokter Kamelia untuk berhenti mengeluarkan pernyataan yang bisa memicu keramaian baru.
"Aku sudah memberikan pengertian juga sama dokter kalau tidak usah, tidak perlu lagi diribut-ribut atau gimana-gimana," tegas Aditya Zoni usai sidang.
Menurut Aditya, fokus keluarga saat ini sepenuhnya tercurah pada pembelaan hukum Ammar Zoni, bukan pada urusan asmara yang dianggap bisa mengganggu ketenangan proses persidangan.
"Kita (keluarga) ingin menjaga ketenangan ini," tambahnya.
Fokus pada Mental Ammar Zoni
Langkah Aditya bukan tanpa alasan. Ia merasa beban pikiran kakaknya sudah sangat berat setelah mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta hakim menjatuhkan vonis 9 tahun penjara serta denda Rp5 miliar.
"Yang paling penting saat ini adalah mental Bang Ammar. Kalau saya sih benar-benar fokus untuk ke mentalnya Bang Ammar saja, mendampingi Bang Ammar saja," ujar Adit.
Ia khawatir, drama surat putus yang viral di media sosial justru akan memperburuk kondisi psikologis kakaknya yang sedang berada di titik terendah.
Meskipun dr. Kamelia menyebut bahwa surat pernyataan putus itu diterima dari WhatsApp milik Aditya, sang adik justru memilih bersikap misterius terkait siapa penulis asli surat tersebut. Sebagai informasi, Ammar Zoni sendiri telah membantah menulis surat itu dan mengklaimnya sebagai bentuk teror.
Saat ditanya mengenai keaslian surat dan apakah ia mengetahui siapa pengirim sebenarnya, Aditya memilih untuk tutup mulut.
"Nah itu, itu aku no comment, aku nggak tahu ya. Aku sudah jelasin juga, aku nggak tahu itu suratnya gimana," kata Aditya singkat.
Aditya Zoni juga mengimbau semua pihak, termasuk dokter Kamelia, untuk berhati-hati dalam memberikan statement di ruang publik. Ia tidak ingin isu-isu di luar kasus hukum justru digoreng oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Jangan dibuat ramai, hati-hati untuk buat statement karena di ruang publik itu nanti bisa digoreng-goreng. Dari aku sih untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas saja," tutupnya. (*)
Artikel Asli




