Ring the Bell for Gender Equality 2026 Dorong Kesetaraan di Dunia Kerja

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ladies, tahukah kamu bahwa di 2026, ketimpangan gender masih marak terjadi di dunia kerja? Menurut data, partisipasi perempuan di dunia kerja masih berada di angka 56,7 persen, jauh lebih rendah dibandingkan laki-laki di angka 85 persen. Ini pun tercermin di jajaran kepemimpinan perusahaan.

Data Asia Market Monitor 2025 menunjukkan, 49 persen firma di Indonesia masih memiliki jajaran direksi yang seluruh kursinya diisi oleh laki-laki. Hanya 19 persen firma yang memiliki keterwakilan 30 persen perempuan di jajaran direksi. Ini merupakan bukti konkret masih adanya kesenjangan gender di pasar tenaga kerja Indonesia.

Padahal, partisipasi perempuan, lingkungan kerja yang inklusif gender, serta kepemimpinan perempuan bisa berdampak baik pada perusahaan dan perekonomian. Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu.

“Jika Anda meninggalkan setengah dari talenta yang ada, Anda tidak akan bisa sepenuhnya adil dan berkembang. Kita berada dalam titik penting. Kita punya kebijakan, data yang menunjukkan bahwa mendukung partisipasi perempuan akan memberikan return yang dibutuhkan untuk mencapai bisnis yang adil dan makmur,” ucap Mari Elka di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3).

Besarnya manfaat dari partisipasi dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja menjadi dorongan atas kampanye Ring the Bell for Gender Equality (RTBFGE) 2026. Diinisiasi oleh BEI bersama UN Women, UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), International Finance Corporation (IFC), dan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE).

Kampanye Ring the Bell 2026 ini mengangkat tema “Kepemimpinan Perempuan untuk Ekonomi yang Adil dan Sejahtera” dan menyorot berbagai kontribusi yang bisa diberikan sektor swasta dan bisnis untuk mendorong kesetaraan gender. Pada akhirnya, dunia kerja yang setara akan mampu mewujudkan ekonomi yang adil dan sejahtera bagi semua.

Mari Elka pun menegaskan, langkah konkret harus dilakukan untuk bisa mencapai kesetaraan gender. Tidak hanya ring the bell atau menderingkan bel, kampanye ini juga harus memperluas pesan-pesan penting kesetaraan gender dalam perusahaan.

Ia membagi langkah konkret ke dalam empat kategori: Untuk pimpinan perusahaan; direksi dan investor; pemangku kebijakan; dan secara individu. Perusahaan bisa mulai dengan membangun target kesetaraan gender secara publik dan mendirikan program kesetaraan gender, seperti mentoring hingga sponsorship.

Investor dan direksi dapat mengukuhkan kewajiban keberagaman gender dalam kepemimpinan hingga alokasi modal. Pemerintah bisa menciptakan kebijakan yang inklusif gender, seperti memperpanjang cuti ayah dan melahirkan dan menutup kesenjangan akses digital. Di tingkat individu, setiap orang diajak untuk melawan stigma dan norma hingga melakukan advokasi.

“Jadi, ini yang saya harapkan dari kita semua. Kalau semua orang yang bisa meninggalkan ruangan ini dengan komitmen, tulis semuanya, sebarkan kepada orang lain, dan lakukanlah,” tegas Mari Elka.

Acara ini juga diikuti dengan sesi pelatihan (speed coaching) yang terbagi ke dalam topik-topik berbeda, yaitu membangun tempat kerja yang ramah keluarga; memperkuat jenjang karier untuk kepemimpinan perempuan; mengatasi tantangan dalam kepemimpinan perempuan; hingga mengatasi kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan di dunia kerja.

Kegiatan ini dimentori oleh eksekutif dari perusahaan besar seperti Pertamina dan Astra Agro, dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta. Dalam kegiatan ini, mentor memaparkan program-program kesetaraan gender dan inklusi perempuan yang telah diterapkan di perusahaan. Ini membuka ruang diskusi bagi perusahaan lainnya untuk juga mengikuti langkah mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Pengalihan Arus Truk Saat Mudik di Tol Merak
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Gus Yaqut Sudah Ditahan Terkait Kasus Kuota Haji, Kapan KPK Panggil Gus Alex?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Detik-Detik Kapal Tanker Minyak AS Terbakar Diserang Militer Iran di Perairan Teluk
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Gudang Rokok Ilegal Digerebek di Pekanbaru, PB HMI Minta Segera Tetapkan Tersangka
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi IX DPR Dukung Menkes Gandeng KPK Bongkar Dugaan Korupsi Harga Obat
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.