Menag: Boikot Produk Pro-Israel Bukan Solusi

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai aksi boikot terhadap produk-produk yang dianggap pro-Israel bukanlah jalan keluar untuk mengatasi persoalan besar di Timur Tengah, termasuk agresi Israel di Gaza.

Menurutnya, aksi boikot itu justru menimbulkan dampak negatif terhadap dunia usaha dan tenaga kerja di Indonesia.

Advertisement

BACA JUGA: Luhut: Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Membaik, tapi Biaya Asuransi Masih Tinggi

"Saat ada seruan boikot terhadap produk-produk pro-Israel, saya termasuk yang prihatin. Saya tahu persis apa yang sedang terjadi di sana. Boikot ini bukan jalan keluar,” kata Nasaruddin dalam acara silaturahmi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Jumat (.

Menag menyebut akibat boikot tersebut terdapat sekitar 3.000 karyawan di Indonesia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari salah satu jaringan restoran cepat saji.

Nasaruddin menambahkan dirinya pernah mengundang sejumlah pelaku bisnis ke Masjid Istiqlal untuk memberikan dukungan terhadap dunia usaha yang terdampak aksi boikot.

“Ini berarti umat Islam dua kali rugi. Di sana dibantai, di sini di-PHK,” katanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jersey Baru Timnas Indonesia Telah Dirilis, Apa Inspirasinya?
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada! IHSG Berpotensi Jatuh ke Level 6.700, Intip 5 Rekomendasi Saham Pilihan Analis
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Jaksa Kejari Sabu Raijua Eksekusi Putusan Perkara Tipikor Dana Desa
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Kompensasi angkot saat mudik dan arus wisata lebaran telah disalurkan
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Massa Iringi Penahanan Eks Menag Yaqut dengan Lantunan Solawat
• 23 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.