Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional

suara.com
18 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Satpol PP DKI peringatkan dua puluh tujuh tempat hiburan langgar jam operasional.
  • Sebanyak 328 tempat hiburan di Jakarta diawasi ketat selama bulan Ramadan.
  • Arifin ancam tutup tempat hiburan yang nekat membandel melanggar aturan operasional.

Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta melaporkan hasil pengawasan intensif terhadap tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyisir ratusan titik usaha pariwisata guna menjamin kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Hingga pertengahan Maret, tercatat sebanyak 328 tempat hiburan telah dipantau secara langsung oleh petugas di lapangan.

"Hampir 328 tempat hiburan sudah kami awasi selama bulan Ramadan ini," ujar Arifin, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, petugas masih menemukan 27 tempat usaha yang nekat melanggar aturan batas waktu operasional yang ditetapkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta.

"Terhadap 27 tempat hiburan tersebut, kami telah memberikan peringatan resmi karena terbukti beroperasi di luar jam yang ditentukan," tambahnya.

Terkait pemberian sanksi, Satpol PP DKI saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif melalui teguran tertulis. Namun, Arifin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan untuk mengambil tindakan yang lebih tegas jika ditemukan pelaku usaha yang membandel.

"Langkah awal adalah pemberian peringatan. Jika mereka tetap melanggar secara berulang, kami pastikan akan dilakukan tindakan penutupan," tegas Arifin.

Sejauh ini, para pelaku usaha yang mendapat teguran dinilai cukup kooperatif. Pemantauan lanjutan menunjukkan bahwa para pelanggar mulai menaati aturan operasional pada hari-hari berikutnya.

"Mereka tidak membandel dan mulai mengikuti aturan. Setelah ditegur, mereka menutup usahanya sesuai dengan ketentuan waktu yang ada," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang

Arifin menilai tingkat kesadaran para pengusaha hiburan di Jakarta sudah cukup baik. Hal ini tidak terlepas dari langkah sosialisasi masif yang dilakukan Satpol PP DKI sebelum memasuki bulan Ramadan guna menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TOBA Sebut Motor Listrik Kian Relevan Hadapi Volatilitas Energi Global
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Mensos Ungkap Alasan Taman Makam Pahlawan Kini Dikelola Kemhan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Waka Komisi XII DPR Ajak Warga Lapor Penyalahgunaan BBM Subsidi: Viralkan
• 5 jam laludetik.com
thumb
Bantah Resesi, Purbaya Jelaskan Kondisi Ekonomi RI dalam Keadaan Baik
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pererat Sinergitas, Satreskrim Polres Jeneponto Buka Puasa Bersama Insan Pers
• 19 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.