Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai meminta Polri mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Dia menegaskan hal itu harus dilakukan supaya korban maupun keluarganya bisa mendapatkan keadilan. 

BACA JUGA: Legislator Komisi III Minta Polisi Ungkap Motif Teror terhadap Aktivis KontraS

“Saya meminta kepolisian harus usut tuntas supaya sampai mendapatkan rasa keadilan bagi mereka dan keluarga korban,” kata Pigai di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).

Selain itu, Pigai memastikan bahwa Andrie Yunus akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian HAM.

BACA JUGA: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Bukan Tindak Kriminal Biasa

“Kalau untuk pendampingan, pengawasan, sudah pasti kami jalankan,” ungkapnya.

Pigai pun akan berkoordinasi dan mencari tahu tempat Andrie dirawat agar bisa menjenguk.

BACA JUGA: Menko Yusril Anggap Penyiraman AIr Keras terhadap Aktivis KontraS, Penyerangan terhadap Demokrasi

“Harus dong (dijenguk), kenapa tidak boleh, tetapi, saya cek dahulu alamatnya, ya, dipastikan di mana,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar hingga 24 persen di sekujur tubuh, terutama pada area tangan, wajah, dada, dan mata.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat, sesaat setelah Andrie selesai mengikuti perekaman podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan tema "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia". (mcr4/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLTU Sofifi Unit 2 Berhasil Sinkron ke Sistem PLN: Pasokan Listrik Halmahera Menguat
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lalu Data Diprediksi Naik Selama Mudik, Lampung Jadi Titik Krusial
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Entitas Anak Usaha SSIA Genjot Penjualan Sisa Lahan Industri 10 Ha
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
BCA (BBCA) Tebar Dividen Rp34,5 Triliun, Catat Jadwal Pencairannya
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenhaj perkuat regulasi haji inklusif bagi lansia hingga perempuan
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.