Jalur Semarang-Godong Kembali Normal Jelang Lebaran

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Octavian Dwi

TVRINews, Grobogan

Perbaikan ruas jalan Semarang-Godong dan tanggul sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, akhirnya tuntas. Ruas jalan tersebut sudah kembali dioperasikan tepat sepekan sebelumnya lebaran.

Pengoperasian ini ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Jumat, 13 Maret 2026..

"Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi," ujar seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan Ahmad Luthfi tepat setelah pembukaan jalan.

Para warga yang terdampak langsung akibat tanggul yang jebol pada 15 Februari 2026 lalu, juga menyambut antusias pembukaan operasional jalan dan tanggul sungai. 

Salah seorang warga Tinanding, Yanti merasa lega dengan diselesaikannya perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut. 

"Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ujarnya dikutip, Sabtu, 14 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menanyakan kepada warga terkait pembukaan kembali jalur Semarang-Godong ini. 

"Seneng napa mboten? (Senang apa tidak?) Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi lebaran, semoga sejahtera semuanya," kata Ahmad Luthfi.

Luthfi menambahkan bahwa ruas jalan Semarang-Godong tersebut sangat penting, karena menjadi jalur utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat. Selama terputus, masyarakat harus mengambil jalan memutar yang sangat jauh.

"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya,  H-7 lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," lanjutnya. 

Selain operasional jalan, Luthfi juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder terkait agar melakukan perawatan, terutama terkait tanggul sungai. Misalnya dengan melakukan penanaman pohon dan perawatan lainnya.

"Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," imbuhnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa UU tentang Daerah Khusus Jakarta Diuji di MK?
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Komnas Perempuan: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Ancaman bagi Pekerja HAM
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Barisan Oposisi Nilai Negara Layak Diduga Terlibat Aksi Penyiraman ke Aktivis KontraS
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Ahmad Luthfi soal OTT Bupati Cilacap: Ini Pelajaran Bagi Pejabat Publik
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
Mentan Lapor ke Prabowo Stok Beras RI Capai 5 Juta Ton Bulan Depan
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.