Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Menyambut libur dan arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H tahun 2026, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur menyiapkan sejumlah pos pelayanan terpadu untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan.
Empat pos pelayanan tersebut berada di Pos Karanglo Malang, Pos Monumen Soerjo Ngawi, Pos Omah Jowo Magetan, serta Pos Simpang 3 Suboh Besuki. Keberadaan pos tersebut menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja dalam meningkatkan pelayanan bagi para pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Langkah ini juga merupakan bentuk sinergi antara Jasa Raharja dengan berbagai pihak guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama masa libur panjang tersebut.
Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur, Dwi Sasono, S.T., MBA, menyampaikan bahwa pengoperasian pos pelayanan terpadu tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui sinergi yang solid ini, kami memastikan pelayanan santunan berjalan cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat. Jasa Raharja hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama mudik,” ujar Dwi Sasono.
Dalam masa Siaga Hari Raya Idulfitri 1447 H tahun 2026, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur juga menyiagakan sebanyak 152 personel yang bertugas selama 24 jam. Personel tersebut ditempatkan di 1 Posko Induk Kantor Wilayah, 8 Posko Kantor Cabang, serta 5 Posko Kantor Pelayanan.
Selain itu, Jasa Raharja juga telah menjalin kerja sama dengan 359 rumah sakit yang tersebar di wilayah Jawa Timur untuk memastikan pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.
Pelayanan santunan bagi korban kecelakaan tetap berjalan seperti hari biasa selama masa siaga Lebaran. Penjaminan bagi korban luka-luka yang menjalani perawatan di rumah sakit dilakukan secara realtime melalui aplikasi jrcare yang dapat diakses oleh seluruh rumah sakit mitra.
Melalui sistem tersebut, proses penjaminan biaya perawatan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Sepanjang tahun 2025, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur tercatat telah menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan total nilai mencapai Rp692 miliar. Penyaluran santunan tersebut dilakukan dengan mengedepankan pelayanan berbasis digital serta kolaborasi lintas instansi.
Selain fokus pada pelayanan santunan, Jasa Raharja juga terus berupaya bersama para mitra strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya selama periode Siaga Hari Raya Idulfitri 1447 H tahun 2026.
Dwi Sasono juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dengan menjaga kondisi fisik serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan.
“Kami juga mengingatkan para pemudik untuk mematuhi ketentuan berlalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, dan memastikan kendaraan telah dalam kondisi laik jalan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja turut mengingatkan pentingnya kepatuhan masyarakat dalam melakukan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Bagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum, diimbau untuk memastikan kendaraan yang digunakan telah melunasi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) agar tetap mendapatkan perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan.
Sementara itu, selama periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 H tahun 2026, pelayanan Kantor Bersama Samsat juga akan mengalami penyesuaian. Layanan tersebut diliburkan pada 18 hingga 24 Maret 2026.
Meski demikian, masyarakat tetap dapat melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui berbagai kanal digital seperti aplikasi Signal, gerai Indomaret, Alfamart, serta layanan E-Samsat Jawa Timur lainnya sehingga pembayaran tetap dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan aman meskipun pada hari libur.
“Kolaborasi kuat dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan mitra strategis menjadi pondasi utama keberhasilan layanan mudik tahun ini. Mari kita jadikan mudik sebagai momen bahagia, bukan duka di jalan,” tutup Dwi Sasono.
Editor: Redaksi TVRINews





