Kupang, VIVA – Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Bandara El Tari di Kupang, Nusa Tenggara Timur, meningkatkan layanan operasional dengan memberlakukan operasional 24 jam.
Selain peningkatan pelayanan, pengamanan di area bandara juga diperketat guna mengantisipasi berbagai kemungkinan seiring meningkatnya jumlah penumpang selama periode mudik.
General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengatakan pihaknya telah membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1447 H/2026 yang beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi berbagai pihak dalam memantau pergerakan pesawat dan penumpang, sekaligus mempercepat penanganan jika terjadi kendala operasional maupun kondisi darurat.
Menurut Teguh, lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama pada H-3 Lebaran.
“Lonjakan penumpang akan terjadi pada H-3 Lebaran dengan prediksi 3.450 orang penudik melalui bandara El Tari Kupang,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Pemeriksaan Keselamatan Diperketat
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik, pihak bandara juga melakukan berbagai langkah pengawasan dan pemeriksaan, seperti sweeping pas bandara, penertiban instalasi listrik, hingga ramp check terhadap kendaraan operasional di area bandara.
Pemeriksaan tersebut mencakup aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, terutama terkait pergerakan personel di sisi udara yang berasal dari perusahaan ground handling maupun maskapai penerbangan.
Seluruh Personel Disiagakan
Selama periode mudik hingga arus balik Lebaran, operasional Bandara El Tari akan tetap siaga selama 24 jam hingga 30 Maret 2026.
Seluruh personel operasional, petugas layanan penumpang, tim Airport Security, serta teknisi bandara juga disiagakan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Selama 18 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Bandara Internasional El Tari diproyeksikan akan melayani sekitar 53.763 penumpang.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan jumlah penumpang sekitar 3.450 orang, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 (H+6) dengan sekitar 3.819 penumpang yang dilayani melalui bandara tersebut. (Laporan Frits Floris, tvOne, Kupang)





