Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus, mengalami kekerasan berupa penyiraman air keras oleh dua orang tidak dikenal.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira mengecam keras tindakan penyiraman air keras kepada Andrie.
Menurut dia, tindakan tersebut sebagai upaya untuk membungka suara-suara kritis masyarakat sipil, terutama yang membela Hak Asasi Manusia (HAM).
Andreas pun mendesak kepolisian segera menangkap dan mengungkap pelaku ke publik. Dia juga meminta polisi membongkar motif di balik penyerangan tersebut.
“Aparat Kepolisian harus segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif dibalik serangan brutal yang sangat tidak manusiawi,” ujar Andreas, Sabtu (14/3/2026).
Politisi PDIP itu berharap kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut. Dia sangat menyayangkan apabila polisi tak mampu membongkar motif dan pelaku penyiraman air keras.
“Percuma negara ini punya aparat kepolisian kalau tidak mampu menemukan dan mengungkap motif pelaku,” jelas Andreas
Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB pada Kamis (12/3/2026) malam. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Senen, Jakarta Pusat.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa dua pelaku yang mengendarai sepeda motor menghampiri korban dari arah berlawanan.
Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar 24 persen pada area tangan kanan dan kiri, wajah, dada, dan mata.(saa/raa)




