KPK: Jika tak ditangkap tahun ini, Bupati Cilacap akan memeras lagi

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan jika Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman tidak ditangkap pada tahun ini, maka yang bersangkutan berpotensi memeras lagi satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, demi uang tunjangan hari raya (THR).

“Jika tahun ini tidak tertangkap tangan, maka kemungkinan besar tahun berikutnya terjadi atau diulangi,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3) malam.

Asep menyampaikan pernyataan tersebut karena praktik pemerasan oleh Syamsul Auliya sempat dilakukan pada tahun lalu atau Ramadhan 2025.

“Cuma pada saat itu tidak termonitor oleh kami, dan juga belum ada laporan informasi yang masuk kepada kami,” katanya.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan 2026 sekaligus yang ketiga di bulan Ramadhan.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupiah.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026.

Syamsul Auliya menargetkan mendapatkan Rp750 juta dari pemerasan tersebut yang dibagi menjadi Rp515 juta untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap, serta sisanya untuk kepentingan pribadi. Namun, dia baru meraih Rp610 juta sebelum ditangkap KPK.

Baca juga: KPK: 23 satker setor Rp3 juta hingga 100 juta untuk Bupati Cilacap

Baca juga: KPK sebut Bupati Cilacap peras perangkat daerah dibantu Satpol PP


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fraksi PAN DPR Gelar Mudik Gratis ke 28 Kota, Berangkatkan 3.000 Orang
• 8 jam laludetik.com
thumb
Cuaca Panas Landa Jakarta, Dinkes DKI Imbau Masyarakat Waspada Dehidrasi hingga Heatstroke
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Hindari Puncak Mudik 18 Maret, Jasa Marga Imbau Pemudik Atur Jadwal Perjalanan
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Pesepeda yang Dipukul Ojol di Sudirman Alami Luka Sobek dan Bengkak di Mulut
• 3 jam lalukompas.com
thumb
China Kecam Serangan ke Sekolah di Iran, Salurkan Bantuan Kemanusiaan US$200.000
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.