ULM Perkuat Riset Pertanian Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Program Swasembada Pangan

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Universitas Lambung Mangkurat berkomitmen memperkuat riset dan inovasi di sektor pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Rektor ULM Ahmad Alim Bachri mengatakan perguruan tinggi tersebut ditunjuk pemerintah untuk berkontribusi melalui penguatan riset dan inovasi pertanian.

“ULM sebagai perguruan tinggi negeri terakreditasi Unggul di Kalimantan Selatan ditunjuk oleh pemerintah untuk berkontribusi melalui penguatan riset dan inovasi di sektor pertanian,” kata Ahmad Alim Bachri.

ULM menjadi salah satu dari 18 perguruan tinggi yang akan berkolaborasi dalam mendukung agenda strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan.

Dalam program tersebut ULM akan bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat riset serta inovasi di bidang pertanian.

Program Penanaman Jagung dan Kopi 100 Hektare

Salah satu implementasi kerja sama tersebut adalah pengembangan program penanaman 100 hektare komoditas jagung dan kopi.

Program tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem riset sekaligus hilirisasi sektor pertanian.

Melalui kerja sama ini diharapkan lahir berbagai inovasi berbasis riset yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain meningkatkan produktivitas inovasi tersebut juga diharapkan memberikan nilai tambah melalui proses hilirisasi komoditas pertanian.

Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Sistem Pangan Berkelanjutan

Ahmad Alim Bachri menilai kolaborasi lintas kementerian dan lembaga riset dapat membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga riset nasional ini tercipta sistem pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan berbasis riset di Indonesia,” tambahnya.

Penandatanganan kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan di Jakarta.

Kegiatan itu melibatkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama 18 perguruan tinggi.

Program ini ditujukan untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan serta memperkuat hilirisasi komoditas pertanian di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBG dan Izin Lingkungan Pembangunan Krematorium di Kalideres Kini Bisa Terbit Paralel
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Pramono Imbau Warga yang Mudik Lapor RT/RW: Supaya Ada yang Menjaga dan Tanggung Jawab
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pertamina Tambah Pasokan Gas LPG di Sumbar 19% untuk Lebaran 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Pelabuhan Gilimanuk Mulai Padat Pemudik, Kakorlantas: Sudah Ada Solusinya
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Menteri Lingkungan Hidup Pantau Pengelolaan Sampah di Terminal Ngawi dalam Kampanye Mudik Minim Sampah
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.