Jakarta: Sebanyak 10 ribu paket sembako diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan sosial yang menyasar warga Desa Margaluyu dan Desa Pangalengan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Ini berarti sudah dua kali saya ke sini setelah dilantik. Ini bukti komitmen saya hadir di tengah masyarakat Pangalengan pada H-6 Lebaran Hari Raya Idulfitri,” kata anggota Komisi IV DPR, Rajiv, dalam keterangannya, Minggu, 15 Maret 2026.
Baca Juga :
Polda Metro Jaya Prioritaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraSLegislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II ini menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar untuk membagikan bantuan materi, melainkan untuk menjaga silaturahmi yang berkelanjutan. Ia menyatakan ingin menjadi wakil rakyat yang konsisten turun ke lapangan tanpa harus menunggu momentum politik atau pemilu.
“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyempatkan waktunya untuk bersilaturahmi. Kalau sembako hanya bagian supaya pulang ada yang ditenteng, tapi yang paling penting adalah silaturahmi,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Rajiv juga menyerap berbagai aspirasi, mulai dari masalah keterbatasan lahan untuk program pertanian dan peternakan hingga kebutuhan alat mesin pertanian bagi petani hortikultura. Dia mendorong pemerintah desa untuk memperbarui data penerima bantuan sosial, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan PKH, agar lebih tepat sasaran.
“Saya minta data masyarakat diperbaharui, baik penerima PIP maupun bantuan sosial lainnya seperti PKH. Jangan sampai yang sudah mampu masih menerima bantuan, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan belum terdata,” tegas Rajiv.
Anggota Komisi IV DPR, Rajiv (pakai kemeja putih). Foto: Dok. Istimewa.
Rajiv juga memberikan umrah kepada tiga warga lanjut usia, termasuk marbot masjid yang telah lama mengabdi di wilayah tersebut. Ia berharap paket sembako yang diberikan dapat meringankan beban kebutuhan dapur warga menjelang hari kemenangan.
“Alhamdulillah, ada tiga warga yang memenuhi syarat. Insya Allah, mereka akan berangkat umrah setelah lebaran haji nanti. Mungkin (sembako) tidak cukup untuk kebutuhan satu bulan, tetapi paling tidak bisa membantu kebutuhan 2-3 hari ke depan menjelang Lebaran,” kata Rajiv.




