tvOnenews.com - Petarung kelas menengah UFC, Dricus du Plessis memberikan pandangan jujur terkait pertarungan antara Khamzat Chimaev dan Sean Strickland, sekaligus bocorkan kekuatan tersembunyi Strickland.
Di ajang UFC 328, Khamzat Chimaev akan menjalani pertahanan gelar juara kelas menengahnya dengan menghadapi mantan juara kelas menengah, Sean Strickland, pada 9 Mei di Newark, New Jersey.
Petarung asal Chechnya ini belum bertanding sejak merebut gelar juara melalui duel gulat melawan Dricus du Plessis sendiri di UFC 319 pada Agustus lalu.
- Instagram @khamzat_chimaev
Sean Strickland (30-7 MMA, 17-7 UFC) berhasil mendapatkan kesempatan menantang Chimaev (15-0 MMA, 9-0 UFC) setelah mengalahkan Anthony Hernandez dengan TKO di UFC Fight Night 267 pada 22 Februari 2026.
Du Plessis meyakini bahwa Strickland akan menunjukkan performa impresif melawan Chimaev.
Hal itu disampaikannya dalam wawancara bersama SA BOXING TALK, mantan juara ini mengungkapkan pengalamannya saat pertama kali menghadapi Strickland.
“Saat melawan petarung seperti Strickland, Anda akan mengalami kesulitan di satu ronde karena harus memahami gaya bertarungnya yang aneh dan terlihat tidak wajar,” ujar Du Plessis.
“Saat menonton pertarungannya, gaya bertarungnya sama sekali tidak terlihat mengintimidasi, tetapi saat berada di ring bersamanya, dia melakukan segala sesuatu dengan caranya sendiri dan melakukannya dengan brilian.”
- Instagram.com/ufc
Du Plessis menambahkan bahwa ronde pertama pertarungan melawan Strickland cukup menantang karena ia belum familiar dengan gaya unik lawannya.
Namun pengalaman tersebut membantunya menyusun strategi lebih matang untuk pertandingan ulang.
Menurut Du Plessis, keberhasilan menghadapi Strickland tidak hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan menyesuaikan strategi secara real-time saat bertarung dengan lawan yang memiliki gaya tidak konvensional.




