KAI Groundbreaking Pembangunan 2.200 unit Rusun di Kawasan TOD Stasiun Manggarai

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun rumah susun (rusun) subsidi sebanyak 2.200 unit di atas lahan milik perusahaan yang terletak di Stasiun Manggarai.

KAI Groundbreaking Pembangunan 2.200 unit Rusun di Kawasan TOD Stasiun Manggarai (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun rumah susun (rusun) subsidi sebanyak 2.200 unit di atas lahan milik perusahaan yang terletak di Stasiun Manggarai.

Pembangunan rusun ini mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan langsung antara hunian dan akses transportasi.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan proyek hunian rusun khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini rencananya akan dibangun sebanyak 8 tower. Proyek ini akan dikerjakan dalam 2 fase, yaitu blok G dan blok F. Proses pembangunan akan segera dilakukan dan ditargetkan serah terima kunci berlangsung pada awal 2027.

"Di mana masing-masing towernya itu adalah 12 lantai, total 8 tower, total unit yang akan tersedia adalah 2.200 unit. Di mana waktu pengerjaannya akan segera kita mulai, sehingga di awal tahun 2027 kita sudah bisa melakukan penyerahan kunci dari unit-unit tersebut," kata Bobby di kawasan Manggarai, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, rusun yang dibangun oleh KAI ini memiliki 2 tipe, yaitu tipe 45 dan tipe 52. Selain di Manggarai, KAI juga mencanangkan pembangunan hunian serupa di tiga lokasi lainnya, yaitu kawasan Kiaracondong Bandung, Stasiun Dr. Karyadi Semarang, dan Stasiun Gubeng Surabaya.

"Kiaracondong itu nantinya akan menempati lahan sebesar 7.600 meter persegi dengan total gunian 753 unit hunian yang terdiri dari 2 tower Semarang Dr. Karyadi, itu 1,2 hektare yang akan dibangun 1.042 unit hunian, 2 tower, 42 lantai Surabaya, lokasi stasiun Bubeng, 1.489 unit hunian, 2 tower, menempati 1,2 hektare lahan dan 52 lantai," katanya.

Baca Juga:
Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp1 Miliar

Bobby menyebutkan, Stasiun Manggarai memiliki peranan strategis menjadi simpul transportasi. Bahkan setiap hari, ada sekitar 770 perjalanan kereta yang melintas stasiun tersebut.

"Tahun 2025 yang keluar gate in dan gate out di stasiun Manggarai ini Satu tahun itu 10 juta orang, tepatnya adalah 10.530.000 orang. Dan setiap harinya stasiun Manggarai ini itu menjadi stasiun transit yang melayani lebih dari 200.000 penumpang transit perharinya," tutur dia.



(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi X DPR Desak Sekolah Sinkronkan Pembatasan Media Sosial Anak dengan Sistem Pembelajaran
• 48 menit lalupantau.com
thumb
DPD LBH Peta Sumsel Dorong Pemulihan Marwah LSM dan Ormas
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
AHY Sebut Hunian Berbasis Transit Oriented Development Jadi Solusi Perumahan di Kota Besar
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Helm Pelaku dan Wadah Kimia Tertinggal di Lokasi Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Pencairan THR ASN Pemkot Madiun 2026 Terancam Molor, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri
• 21 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.