Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menggelar rapat tertutup membahas koordinasi pengawasan program strategis Presiden di kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.
Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, dan dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, serta pimpinan lembaga pemerintah.
Beberapa pejabat yang tampak hadir di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri PAN-RB Rini Widyantini.
Selain itu, hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh dan Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.
Namun, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku tuan rumah tidak dapat menghadiri rapat tersebut.
“Permohonan maaf dari Bapak Menhan yang tidak bisa hadir pada kegiatan kali ini karena sudah terjadwal kegiatan di luar daerah,” ujar Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam rapat.
Donny menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sejumlah menteri dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu, 8 Maret 2026.
Selanjutnya, pemerintah juga telah menggelar rapat lanjutan pada Kamis, 12 Maret 2026 untuk menindaklanjuti arahan Presiden.
“Sebelum rapat hari ini, kami telah melaksanakan rapat pendahuluan terkait arahan dan perintah Bapak Presiden,” kata Donny.
Ia berharap, melalui rapat kali ini, seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dapat merumuskan keputusan strategis terkait program pemerintah yang harus segera dijalankan.
“Pada kesempatan yang baik ini kita bisa mengambil suatu keputusan. Karena apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini adalah harus segera bisa dilaksanakan dan waktu yang tersedia sangat singkat," ujarnya.
Meski demikian, Donny tidak menjelaskan secara rinci alasan pemilihan lokasi rapat di Kementerian Pertahanan maupun substansi program strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews





