Kolaborasi Pemerintah dan Industri Hadirkan Dua PLTS untuk 2.000 KK di Sumenep

pantau.com
15 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah bersama sektor industri menghadirkan dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, guna mendukung swasembada energi nasional dan memperluas akses listrik bagi sekitar 2.000 kepala keluarga.

Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Torang Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Berbakti, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan PT PLN (Persero), dengan dukungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

Kesepakatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat 13 Maret 2026, yang turut disaksikan CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.

Rosan menyampaikan, "Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Yayasan Torang IWIP Berbakti, Pemerintah Kabupaten Sumenep serta PT PLN (Persero) atas kolaborasi dalam mewujudkan proyek percontohan ini. Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat akselerasi transisi energi nasional".

PLTS Dilengkapi BESS untuk Pasokan Stabil

Dua PLTS yang dihibahkan oleh Tsingshan Group melalui Yayasan Torang IWIP Berbakti tersebut masing-masing berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) dan dilengkapi battery energy storage system (BESS) berkapasitas 4 megawatt hour (MWh).

Ketua Umum Yayasan Torang IWIP Berbakti Wahyu Budhi Santoso mengatakan, "Kami berharap hibah dua PLTS berkapasitas masing-masing 1 megawatt peak (MWp), yang dilengkapi dengan BESS masing-masing berkapasitas 4 megawatt hour (MWh), dapat menghadirkan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat, di dua desa di Kabupaten Sumenep. Upaya ini juga didukung melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero)".

Keberadaan BESS dalam proyek ini ditujukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil dan berkelanjutan, terutama di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan energi.

Dorong Elektrifikasi dan Pemerataan Energi

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan hibah tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat di wilayahnya.

Ia mengungkapkan, "Hibah ini sangat berarti karena dapat mendorong elektrifikasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat".

Proyek PLTS ini akan dibangun di Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi bersih di wilayah terpencil.

Program ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan sekaligus mendukung target swasembada energi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karantina Sumut Musnahkan 5 Ton Mangga Impor Ilegal dari Vietnam Jelang Lebaran
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Seskab Teddy: Tiket Kereta Kerakyatan Lebih Murah, Fasilitas Naik untuk Mudik
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Adira Finance (ADMF) Salurkan Pembiayaan Baru Hingga Rp8 Triliun per Februari 2026
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Uni Eropa Tolak Bantu AS Amankan Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
PLN Pastikan Pasokan Listrik IKN dan Kaltimra Aman Selama Ramadhan dan Lebaran 2026
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.