JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta Api (KA) Ekonomi Kerakyatan yang diluncurkan pada 1 Maret 2026 dioperasikan untuk angkutan mudik Lebaran 2026.
Kereta tersebut beroperasi dengan rute Jakarta-Yogyakarta, dengan pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Lempuyangan.
Pada Selasa (17/3/2026), KA Ekonomi Kerakyatan yang mengangkut 382 penumpang dilepas keberangkatannya dari Stasiun Pasar Senen oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin.
Kompas.com berkesempatan melongok gerbong kereta baru tersebut sebelum diberangkatkan.
Begitu memasuki gerbong, warna hijau tosca pada kursi KA langsung menarik perhatian. Tak seperti kereta ekonomi pada umumnya, warna kursi hijau tosca biasanya digunakan oleh kereta api kelas eksekutif.
Kursi KA Ekonomi Kerakyatan disusun dengan konfigurasi dua dan tiga tempat duduk, masing-masing pada baris kanan dan kiri. Dengan konfigurasi demikian, satu gerbong kereta dapat mengangkut 93 penumpang.
Baca juga: Masih Banyak Jalan Berlubang Saat Arus Mudik, Pemerintah Dinilai Lalai
Seluruh kursi disusun satu arah mengikuti laju kereta ke depan, sehingga tidak tampak ada kursi penumpang yang saling berhadapan. Susunan ini juga berbeda dengan kereta kelas ekonomi yang kursinya biasanya berhadapan.
Sementara, kursi tidak lagi tegak lurus 90 derajat sehingga penumpang lebih nyaman.
Di sudut atas kursi ada logam melengkung yang bisa digunakan untuk berpegangan saat berdiri atau berjalan di lorong KA.
Kemudian, lantai kereta berwarna abu-abu, sedangkan dinding warna putih gading.
Kereta juga dilengkapi bagasi dengan desain minimalis dan dilapisi logam. Di bawahnya ada dinding berbahan kayu warna cokelat yang melekat dengan jendela KA.
Di setiap baris kursi, terdapat stop kontak atau colokan listrik dan meja kecil yang bisa digunakan untuk tempat menaruh makanan, minuman, atau lainnya. Terdapat pula gantungan besi yang bisa dipakai untuk menggantungkan tas.
KA Ekonomi Kerakyatan juga dilengkapi dengan toilet dan AC sentral untuk setiap gerbong.
Kenyamanan saingi kelas eksekutif
Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyebutkan, kenyamanan Kereta Ekonomi Kerakyatan mampu menyaingi kereta kelas eksekutif.