Ini Penyebab Macet Horor Sepanjang 20 Km di Gilimanuk

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer.

Ini Penyebab Macet Horor Sepanjang 20 Km di Gilimanuk (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menuturkan, kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer. 

Sebelumnya dilaporkan, kepadatan kendaraan sempat terjadi pada Minggu (15/3/2026) hingga sepanjang lebih dari 20 kilometer.

Baca Juga:
Jumlah Pemudik di Pelabuhan Merak Capai 12.680 Orang per 17 Maret 2026

Menhub Dudy menyampaikan, Kementerian Perhubungan bersama dengan Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) telah mengambil langkah-langkah untuk mengurai kepadatan di Gilimanuk. Seperti yang sudah dilakukan antara lain mengoperasikan kapal-kapal besar, penambahan kapal menjadi 35 kapal oleh ASDP, mengoptimalkan buffer zone, serta menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) sebanyak 25 kapal guna mempercepat operasionalisasi kapal.

"Dengan dilakukannya langkah-langkah tersebut harapannya terjadi pengurangan kepadatan serta arus lalu lintas bisa berjalan normal kembali dan kepadatan bisa terselesaikan sebelum Hari Raya Nyepi," kata Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Selasa (18/3/2026).

Baca Juga:
Trump Kritik NATO karena Tak Bantu Membuka Kembali Selat Hormuz

Di samping itu, Menhub Dudy mengimbau kepada para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas. Banyaknya truk logistik sumbu tiga ke atas yang masih beroperasi selama periode Angkutan Lebaran ini menyebabkan kepadatan dan antrean panjang di sekitar Pelabuhan Gilimanuk. 

Selanjutnya, langkah mitigasi lain akan dilakukan apabila masih terdapat banyak kendaraan yang belum terangkut pada saat Hari Raya Nyepi. 

Baca Juga:
One Way Nasional Bakal Dilakukan Jam 12.00, KM 40 - 414 Kalikangkung Jadi Titik Utama

Menhub menjelaskan, kendaraan kecil serta bus akan menjadi prioritas untuk memasuki kapal dan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, mengingat jumlah penumpang di kedua moda tersebut dinilai cukup besar. 

"Sementara terhadap kendaraan besar, apabila tertahan maka akan ditampung di buffer zone, kemudian sopir-sopirnya akan kita berangkatkan ke Banyuwangi sambil menunggu selesainya perayaan Hari Nyepi," katanya. 

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Menguat di Tengah Kenaikan Harga Minyak Imbas Konflik Timur Tengah

Menhub memastikan para sopir kendaraan besar tersebut tidak akan dikenai biaya transportasi dari Gilimanuk menuju Banyuwangi hingga kembali lagi ke Gilimanuk. Demikian juga dengan biaya akomodasi yang akan disiapkan oleh PT ASDP.

Dari sisi Pelabuhan Ketapang juga sudah disiapkan langkah penanganan agar arus kendaraan yang tiba dari Pelabuhan Gilimanuk tidak tersendat dan berjalan lancar. 

"Di sisi Ketapang sekarang sudah ada ruas tol fungsional dari Besuki. Dengan adanya jalan tol tersebut diharapkan aliran kendaraan yang tiba dari Gilimanuk bisa teratasi. Ketapang juga ada beberapa buffer zone diperuntukkan sebagai tempat istirahat dan untuk menahan kendaraan,” tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Mudik 2026 Pagi Ini: Contraflow Km 55-70, One Way Km 70-263
• 11 jam laludetik.com
thumb
Lindungi Anak dari  Konten Berbahaya, Semua Pihak Harus Mengawal Penerapan PP Tunas
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Teknologi Pencerah Berbasis Skin Barrier Jadi Tren Baru Perawatan Kulit
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD: Mekanisme, Demokrasi, dan Peran Presiden
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Libur Panjang Lebaran, BI Tetap Kawal Rupiah
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.