Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka suara terkait video yang viral di media sosial soal dirinya disoroti pemudik karena langsung naik kapal saat kunjungan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju ke Gilimanuk.
Ia menjelaskan, kedatangannya saat itu bertujuan untuk mempercepat koordinasi penanganan kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk.
Hal tersebut disampaikan Dudy saat ditemui di Polda Metro Jaya usai melepas program mudik gratis, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan awal mula kedatangannya ke Pelabuhan Ketapang. Menurutnya, rombongan Kemenhub tidak menggunakan kendaraan saat menyeberang, melainkan masuk ke kapal sebagai pejalan kaki.
“Jadi gini, kemarin waktu kami sampai ke Ketapang, kami memang tujuannya adalah untuk ke Gilimanuk untuk berkoordinasi berkaitan dengan kepadatan di Gilimanuk. Nah, pada saat kami sampai di Ketapang, kami melihat bahwa memang banyak kendaraan yang mengantre,” ujar Dudy di Polda Metro Jaya, Selasa (18/3).
“Itu sebabnya kami tidak menggunakan kendaraan untuk menyeberang. Jadi kami tinggalkan kendaraan di Ketapang, kami naik kapal sebagai pejalan kaki. Jadi kalau pejalan kaki memang tidak menunggu karena kan tidak dengan kendaraannya. Itu saja sih sebenarnya. Jadi kami satu rombongan masuk ke feri sebagai pejalan kaki. Gitu,” lanjut dia.
Dudy menegaskan, langkah tersebut diambil agar koordinasi penanganan kepadatan di Gilimanuk bisa segera dilakukan, terlebih menjelang Hari Raya Nyepi.
“Jadi kenapa kita ke sana segera? Karena kita ingin supaya koordinasi di Gilimanuk dapat segera dilaksanakan karena Gilimanuk kan itu nanti ada Hari Raya Nyepi. Harapannya bahwa permasalahan atau kepadatan di Gilimanuk dapat kita segera selesaikan sebelum Hari Raya Nyepi. Itu yang menjadi tujuan kami,” jelasnya.
Ia juga menyebut pemerintah ingin memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, baik yang merayakan Nyepi maupun Idul fitri.
“Memastikan betul bahwa saudara-saudara kita yang merayakan Nyepi juga tidak terganggu, berjalan dengan baik, kemudian juga saudara-saudara kita yang nanti akan merayakan Idul fitri bisa segera terseberangi. Itu saja sebenarnya itu," tutur dia.
"Jadi karena kemarin mungkin karena teman-teman pemudik sudah lama menunggu, jadi agak marah mungkin ya, tapi saya juga memahami. Namun demikian kami juga ke sana tidak dengan menggunakan kendaraan. Jadi begitu ya,” tutup Dudy.





