Rayakan Idulfitri yang Lebih Ramah Lingkungan, Berikut Tips Lebaran Minim Sampah!

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idulfitri sebagai momen yang dinanti oleh seluruh umat Islam dunia akan tiba sebentar lagi. Tapi tahukah kamu, di momen spesial ini terdapat potensi lonjakan sampah yang terjadi?

Hal itu disebabkan oleh banyaknya aktivitas yang memungkinkan orang menghasilkan lebih banyak sampah, seperti dari konsumsi makanan, kemasan sekali pakai, hingga tradisi berbagi bingkisan.

Advertisement

BACA JUGA: Tanggal Berapa Lebaran Idul Fitri 2026? Ini Prediksi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Sampah yang semakin menumpuk sangat berdampak pada masalah lingkungan yang serius. Mulai dari masalah pencemaran lingkungan, sumber kuman penyakit, hingga dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup lain. 

Saat Lebaran, sering kali kita melupakan kebiasaan ramah lingkungan karena terbawa suasana berkumpul bersama keluarga. Selain itu, masih sering juga dalam berbelanja kita terbiasa memilih produk-produk praktis yang sekali pakai demi kemudahan, mulai dari plastik, makanan, tisu dan lainnya.

Selain di Hari Idulfitri, momen mudik juga tak jarang meninggalkan masalah sampah yang menumpuk. Pada tahun lalu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, dalam masa mudik timbulan sampah bertambah hingga 72 ribu ton, sehingga pihaknya telah mengeluarkan edaran untuk mengendalikan sampah selama libur Lebaran.

"Dari proyeksi yang mudik berdasarkan angka yang disampaikan Kementerian Perhubungan di angka 146 juta, maka proyeksi sampah selama pelaksanaan mudik sekitar 10 hari itu sekitar 72.300 ton selama hari itu saja," kata Hanif, seperti dilansir Antara.

Ia juga menekankan bahwa sampah merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga setiap orang wajib bertanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing.

"Sampah kita ini tanggung jawab kita. Semakin banyak sampah semakin banyak biaya yang harus kita keluarkan untuk membayar tanggung jawab. Sekali lagi tidak ada sampah itu berkah," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Mayat di Tumpukan Sampah di Sumut: 2 Pelaku Ditangkap, Salah Satunya Mantu
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Apa Motif Anggota BAIS TNI Menyiram Aktivis KontraS dengan Air Keras?
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Tiga Indeks Saham Utama Naik, Selat Hormuz Berpotensi Dibuka Kembali, Harga Minyak Turun
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Kemenhub Atur Truk Sumbu 3 Demi Perlancar Arus Menuju Pelabuhan Gilimanuk
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Aktivitas Ibadah di Masjid Jember Mulai Normal Pascaledakan, Warga Masih Was-Was
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.