Kondisi Andrie Yunus Membaik Usai Disiram Air Keras, Empat Oknum TNI Ditahan

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus dilaporkan dalam kondisi membaik setelah menjalani perawatan intensif akibat penyiraman air keras dan kini dirawat di unit High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Andrie menunjukkan perbaikan setelah serangkaian tindakan medis dilakukan.

"Kami beruntung kondisi Andrie sudah membaik dan sudah ditangani dengan sangat baik oleh pihak dokter maupun pihak rumah sakit yang bertugas," ungkap Jane.

Kondisi Medis dan Penanganan Intensif

Berdasarkan rilis resmi RSCM, saat pertama kali masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), Andrie didiagnosis mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat cairan keras.

Setelah pemeriksaan lanjutan, luas luka bakar dikoreksi menjadi sekitar 20 persen pada area tubuh.

Selain itu, Andrie mengalami trauma kimia pada mata kanan dengan tingkat keparahan derajat 3 dalam fase akut.

Kondisi tersebut menyebabkan penurunan penglihatan serta kerusakan kornea sejak awal kejadian.

Tim medis telah melakukan pembersihan jaringan rusak pada mata kanan serta tindakan transplantasi membran amnion (TMA) guna melindungi permukaan mata dan mempercepat penyembuhan.

Pada Selasa (17/3), Andrie juga menjalani prosedur lanjutan berupa pengangkatan jaringan kulit mati.

Penanganan dini dilakukan pada seluruh area luka bakar dengan prioritas utama di bagian wajah.

Prosedur tanam kulit telah dilakukan pada beberapa bagian tubuh, meski pada area leher, dada, dan lengan kanan masih terdapat luka cukup dalam sehingga kemungkinan memerlukan lebih dari satu kali operasi lanjutan.

Saat ini, Andrie berada dalam pemantauan intensif oleh tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim kegawatdaruratan.

Berbagai terapi medis terus diberikan untuk mendukung proses pemulihan pasien.

Proses Hukum dan Permintaan Solidaritas

KontraS mengapresiasi kinerja tenaga medis serta menghormati seluruh proses penanganan yang sedang berlangsung.

Pihak KontraS bersama keluarga dan kuasa hukum juga melarang adanya kunjungan guna menjaga keamanan serta memastikan hak Andrie mendapatkan layanan kesehatan optimal sesuai ketentuan undang-undang.

"Untuk itu, kami mohon doanya dan solidaritas dari teman-teman semua untuk kesembuhan dan pemulihan kawan kami. Informasi perkembangan dan pernyataan resmi selanjutnya tentu akan disampaikan melalui pihak Humas RSCM secara resmi melalui rilis persnya," ujar Jane.

Sementara itu, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menahan empat personel TNI terkait dugaan kasus penyiraman air keras tersebut.

Komandan Puspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyatakan bahwa para terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Jadi, sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Yusri.

Keempat tersangka diketahui merupakan anggota TNI dari Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI dengan inisial NDP, SL, BWH, dan ES.

Hingga kini, motif penyiraman air keras tersebut masih belum diungkap karena proses penyidikan masih berlangsung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebahagiaan Agatha Chelsea Lolos S2 di Harvard dan 3 Kampus Top Dunia
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Reality Club Berkolaborasi dengan Phum Viphurit di Synchronize Fest 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Karantina Sumut Musnahkan 5 Ton Mangga Impor Ilegal dari Vietnam Jelang Lebaran
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Stok Aluminium di China Menumpuk Imbas Perang Iran Kurangi Pasokan Global
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Tampilkan Wajah Eksekutor Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.