Se’Indonesia Salurkan 25.000 Paket Se’i Ayam untuk Keluarga Terdampak Banjir di Aceh

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Se’Indonesia menyalurkan 25,000 paket Se’i Ayam atau setara sekitar lima ton daging ayam asap, untuk membantu pemenuhan pangan dan sumber protein bagi ribuan keluarga terdampak banjir bandang di Aceh.

Beberapa bulan setelah banjir bandang melanda Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera pada November 2025 lalu, proses pemulihan masih
berlangsung.

BACA JUGA: Huntara Belum Dibangun, Korban Banjir di Aceh Timur Masih Tinggal di Pengungsian

Masyarakat berusaha menjalani aktivitas sehari-hari di tengah kondisi yang menantang. Di tengah kondisi ini, pangan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak.

Menanggapi situasi tersebut, Se’Indonesia menyiapkan 25.000 paket se’i ayam yang dirancang menyesuaikan kondisi di lapangan agar praktis dinikmati warga.

BACA JUGA: Gandeng APKB, Bea Cukai Bandung Menyalurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh

Bersama Kitabisa, paket setara sekitar lima ton daging ayam ini berhasil tersalurkan ke ribuan Kepala Keluarga (KK) di lima kabupaten: Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Sebagian bantuan juga disalurkan bertepatan dengan Ramadan, sehingga hidangan ini dapat dinikmati keluarga saat sahur atau berbuka.

BACA JUGA: Pemerintah dan TNI Kebut Perbaikan Jembatan Rusak Akibat Banjir di Aceh

Melalui bantuan ini, Se’Indonesia berharap dapat turut membantu menghadirkan tambahan asupan protein bagi warga Aceh selama masa pemulihan.

Suasana di lokasi distribusi berubah ketika paket makanan dibuka. Aroma Daging Ayam Asap memunculkan senyum kecil, candaan ringan, dan percakapan hangat di antara warga.

Beberapa warga langsung mencicipi hidangan, sementara yang lain menyisihkan untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.

“Se’i Ayam ini menjadi variasi baru yang jarang kami rasakan beberapa minggu terakhir,” ungkap Ibu Roselina, salah satu penerima bantuan di wilayah Aceh Tamiang.

Momen-momen kecil seperti ini menunjukkan bahwa dalam proses pemulihan yang panjang, makanan bernutrisi dengan cita rasa khas dapat menghadirkan kehangatan, kenyamanan, dan semangat bagi warga.

CEO & Co-Founder Se’Indonesia mengatakan pemulihan pascabencana bukan sesuatu yang instan, tetapi proses yang membutuhkan perhatian yang
berkelanjutan.

"Saat tim kami berada di lokasi, kami melihat keteguhan masyarakat dalam menjalani hari-harinya. Sebagai pelaku usaha yang lahir dan berkembang di Indonesia, kami berharap dapat turut mendampingi masyarakat di masa pemulihan ini dan memberikan sedikit kehangatan bagi warga yang terdampak,” ujar Rinaldi Dharma Utama.

Se’Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan.

Kolaborasi antara brand, komunitas, dan warga lokal diyakini menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat.

“Semoga momen ini menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap masyarakat terdampak tetap penting, dan setiap upaya kecil dari kita semua bisa membantu mereka melangkah maju,” tutup Rinaldi.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Mudik Lebaran, Jalur Kalimalang Dipadati Pemudik Motor Malam Ini 
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
V BTS Kembali Dominasi Dunia! Velvet Red Jadi Vinyl Terlaris di Era Album Arirang
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemerintah Indonesia Siapkan Bukti Kuat Hadapi Investigasi USTR Terkait Perdagangan dan Industri Manufaktur
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Bangun 2.200 Rumah untuk OAP dan Kepala Suku di Papua Pegunungan atas Instruksi Presiden
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Tunda Keputusan Rekrutmen ASN 2026 karena Tunggu Penetapan Sektor Prioritas
• 22 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.