Megawati Hangestri Disejajarkan dengan Ratu Voli Korea? Bukan Lagi Megatron, Media Korea Kini Sebut Mega Sebagai...

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, akhir-akhir ini kembali mencuri perhatian penggemar voli di Korea Selatan.

Bukan tanpa alasan, Megawati Hangestri sempat ramai dikabarkan untuk kembali bermain di Liga Voli Korea musim depan.

Akan tetap, cedera lutut menjadi alasan utama Megawati Hangestri kemungkinan besar batal kembali ke V League musim depan.

Megawati Hangestri
Sumber :
  • Red Sparks

Kabar itu pun ramai menjadi pemberitaan sejumlah media Korea Selatan dalam beberapa hari terakhir.

Namun, artikel dari salah satu media Korea yakni Sport Chosun justru cukup menarik perhatian.

Sport Chosun memberikan julukan baru untuk Megawati Hangestri pada judul artikel terbarunya.

Pada judul artikel terbarunya, Sports Chosun menyebut Megawati Hangestri sebagai Kim Yeon-koung dari Indonesia.

"'Kim Yeon-koung dari Indonesia' Mega Tak Bisa Datang ke Bola Voli Korea," tulis Sports Chosun.

Sebagai informasi, Kim Yeon-koung merupakan legenda voli Korea Selatan yang baru memutuskan pensiun musim lalu.

Kim Yeon-koung yang juga merupakan pemain idola Megawati Hangestri dijuluki sebagai Ratu voli Korea.

Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri di All Star V league
Sumber :
  • KOVO

Tapi kini, Megawati Hangestri justru dijuluki sebagai Kim Yeon-koung dari Indonesia oleh salah satu media Korea tersebut.

Julukan tersebut kemungkinan besar muncul setelah kontribusi besar Mega bersama Red Sparks di Liga Voli Korea.

Selama dua musim, Megawati menjadi salah satu kunci keberhasilan Red Sparks di Liga Voli Korea.

Selama membela Red Sparks, Megawati tampil konsisten di level tinggi. Ia menjadi salah satu opposite hitter paling berbahaya di kompetisi.

Musim 2024/2025 menjadi puncak performanya bersama tim tersebut.

Melansir dari laman Sports Chosun, selama musim 2024/2025, di mana Mega yang berduet dengan Vanja Bukilic dan menduduki peringkat ke-3 top skor (802 poin) dan peringkat ke-1 dalam performa serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%).

Catatan itu menjadi bukti jika dirinya sebagai salah satu penyerang top V-League bersama Red Sparks.

Sayangnya, ia kemudian menolak untuk memperbarui kontrak dan kembali ke Indonesia. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hening yang lahir dari riuh
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Volume Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melonjak di Jalan Layang MBZ Jelang Lebaran 2026
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Polda Sumbar Tegaskan Video Asusila Libatkan Bupati Limapuluh Kota adalah Hoaks
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Lebih dari 960 Warga Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Orleans Masters 2026, Amri/Nita Masuk 16 Besar
• 20 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.