JAKARTA, KOMPAS.TV - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh memutuskan untuk tidak menyelenggarakan salat Idulfitri 1447 H/2026 M secara berjamaah.
Keputusan ini diambil menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang terus dipantau secara seksama.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram KBRI Riyadh, Rabu (18/3/2026) KBRI mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk melaksanakan salat Idulfitri di masjid terdekat.
"Sehubungan dengan perkembangan situasi di kawasan, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh menyampaikan bahwa Salat Idulfitri 1447 H / 2026 M di KBRI Riyadh tidak diselenggarakan," tulis keterangan KBRI Riyadh.
Baca Juga: Niat Mandi Wajib Sebelum Salat Idulfitri 2026 untuk Laki-Laki dan Perempuan
"WNI diimbau untuk melaksanakan Salat Idulfitri di masjid terdekat serta mengikuti arahan otoritas setempat. Semoga kita semua senantiasa dalam keadaan aman dan dapat menyambut Idulfitri dengan khidmat."
Berbeda dengan KBRI Riyadh, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah tetap akan menggelar salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Wisma Konjen RI Jeddah pada Jumat (20/3) pukul 06.00 waktu setempat.
Sebagai informasi, Kerajaan Arab Saudi telah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Baca Juga: Apakah Setelah Salat Idulfitri Wajib Salat Jumat? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Sementara itu, Hari Raya Idulfitri 2026 di Indonesia baru akan diketahui setelah sidang isbat pada Kamis (19/3) sore ini.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Idulfitri 1447 H
- idulfitri 2026
- 1 syawal 1447 h
- lebaran
- salat idulfitri
- KBRI Riyadh




