Airlangga: Presiden Prabowo Minta Volume Produksi Batu Bara 2026 Ditingkatkan

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Presiden Prabowo Subianto meminta untuk meningkatkan volume produksi batu bara sebagai langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan hal tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan penyesuaian dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tambang mineral dan batu bara 2026.

"Bapak Presiden juga meminta agar volume daripada produksi batu bara bisa ditingkatkan. Artinya akan ada perbaikan terkait dengan RKAB," kata Airlangga usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 19 Maret 2026.

Selain itu, Airlangga mengatakan saat ini pemerintah tengah mengkaji penyesuaian kebijakan terkait pajak ekspor batu bara seiring dengan kenaikan harga komoditas tersebut.

"Terkait dengan adanya tambahan daripada harga, maka terhadap batu bara juga akan dihitung terkait dengan pajak ekspor," ucapnya.

Airlangga menambahkan, besaran kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan oleh tim terkait. Pemerintah berharap langkah ini dapat meningkatkan penerimaan negara.

"Sehingga nanti batu bara bisa, besarnya nanti dikaji oleh tim, dimana nanti harapannya pendapatan pemerintah juga naik dengan adanya win for profit, itu juga akan ada pendapatan pemerintah yang ikut meningkat," pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Sebut Defisit APBN 2026 Dijaga di Bawah 2,9%: Kita Punya Itung-Itungannya
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Mudik 2026, Kendaraan Keluar Masuk Rest Area Berdampak ke Kepadatan Tol
• 14 jam laludetik.com
thumb
Praktisi Otomotif Sampaikan Tips Mudik-Balik Pakai Sepeda Motor di Tengah Cuaca Panas
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Mencoba Lengangnya Jalanan Tangerang–Jakarta, Langka Sebegini Cepat!
• 6 jam lalukompas.com
thumb
AS tegaskan tidak akan batasi ekspor minyak saat konflik Iran memanas
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.