Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pasar tradisional tidak mati suri. Menurutnya, kondisi pasar tradisional masih ramai dengan aktivitas jual beli.
Hal itu disampaikan Purbaya usai mengunjungi Pasar Beringharjo, Yogyakarta bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Selasa (17/3/2026).
"Kita mau lihat apa betul pasar-pasar tradisional sudah 'mati suri'. Ternyata di sini [Pasar Beringharjo] masih ramai gitu, dan omzetnya juga cukup tinggi, di sini omzetnya sampe Rp2 triliun," ujarnya seperti dilansir laman Kementerian PANBR, Kamis (19/3/2026).
Purbaya mengaku berdialog dengan banyak pedagang di Pasar Beringharjo. "Di sini saya tanya-tanya ke pedagang, hari ini makin rame, makin rame, omzetnya makin naik," tambah Menkeu.
Purbaya menambahkan kondisi serupa juga tampak terlihat di sejumlah pasar tradisional lainnya yang telah ia kunjungi, salah satunya pasar Tanah Abang.
Dia menilai meski perekonomian baru pulih dari perlambatannya beberapa tahun terakhir, namun aktivitas pasar tetap menunjukkan tren yang positif meski belum sepenuhnya merata.
Baca Juga
- Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran, MBG Hanya Libur Sementara
- Prabowo Panggil Rosan, Airlangga, hingga Purbaya ke Istana, Bahas Apa?
- Tunggu Instruksi Prabowo, Purbaya Sebut Perppu Defisit APBN Belum Diperlukan
"Saya pikir tidak mati suri. Cuma ini kan kita baru keluar dari perlambatan ekonomi yang sampai triwulan tiga tahun lalu kan, pasti baliknya belum rata gitu," kata Purbaya.
"Tapi kalau saya lihat, saya ke Tanah Abang, rame. Di sini, rame. Di tempat lain juga, Bandung saya tanya orang-orang, rame. Outlet-outlet rame. Jadi sepertinya tidak semati suri yang disebut oleh para pengamat itu," tegasnya kembali.
Selain menjaga kondisi pasar, mantan Ketua Dekom LPS itu juga sempat berbelanja sejumlah produk seperti batik dan pakaian. Ia menilai harga di pasar tradisional Beringharjo relatif kompetitif dibandingkan di Jakarta.
Meski demikian, dia mengakui masih ada sebagian pedagang yang mengeluhkan penjualannya belum sepenuhnya pulih. Sehingga ke depan, dia berharap pemulihan ekonomi dapat mendorong pemerataan pendapatan pedagang.
"Tadi beberapa pedagang bilang kalo bisa dikasih pinjaman murah, tadi saya tanya sama pengelola sini [pasar] udah kerjasama dengan lembaga keuangan, jadi dia bilang uangnya sudah cukup, intinya gini, pasar tetap hidup" imbuh Menkeu Purbaya.





