Duka Menjelang Lebaran, Pemudik Kehilangan Ibunda Tercinta Sebelum Sampai di Kampung Halaman

tvonenews.com
20 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Suasana haru pemudik di Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Banten saat menerima telepon dari keluarga kalau ibu tercinta telah meninggal dunia.

Kabar duka ini diterimanya pada Selasa (17/3/2026) dini pemudik bernama Edi Suprianto yang hendak pulang ke kampungnya di desa Talang Jawa Tanggamus, Lampung.

Momen ini tersebar di media sosial melalui video yang diunggah oleh Humas Polres Banten dan mengundang empati netizen.

“Tiada kabar yang lebih menyesakkan selain kepergian Ibu di tengah perjalanan pulang,” tulis pada keterangan unggahan Instagram @humaspoldabanten.

“Di Pelabuhan Ciwandan, di tengah antrian panjang demi bertemu keluarga, langkah pemudik asal Mesuji, Lampung ini seketika terhenti. Kabar duka datang melalui sambungan telepon, Sang Ibu tercinta telah berpulang ke hadirat Allah SWT,” sambungnya menjelaskan.

Seorang pemudik asal Lampung terduduk lemas mendengar kabar duka ibunda meninggal
Sumber :
  • Instagram @humaspolresbanten

Edi telah berniat untuk pulang kampung dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dan bertemu orang tua tercinta.

Pemudik yang mengendarai motor ini terlihat berhenti di pelabuhan namun tak kunjung masuk ke dalam kapal untuk menyeberang ke Sumatera.

Terlihat Edi menangis dan terduduk lesu di samping motornya, rupanya ia mendengar kabar dari keluarga kalau sang Ibu meninggal dunia.

“Niat hati ingin memeluk dan bersimpuh di kaki Ibu saat lebaran, namun takdir berkata lain. Personel Polda Banten yang berjaga berusaha memberikan penguatan dan pendampingan di saat titik terendah saudara kita ini,” ujarnya melanjutkan.

Kemudian, petugas polisi yang bertugas memberikan penguatan pendampingan hingga masuk ke dalam kapal untuk melanjutkan perjalanan.

Setelah video tersebut diunggah, Edi Suprianto dengan akun @edisyarmeidi12 mengomentari menuliskan permohonan doa untuk ibunda tercinta.

“Saya yang ada di video ini, Edi Suprianto anak bungsu dari 9 bersaudara asal dari desa Talang Jawa Tanggamus, Lampung. Saya pribadi memohon doa dari orang banyak, bukan untuk apa-apa hanya ingin Endung mendapatkan pahala yang melimpah dari jutaan lisan yang mendoakan di bulan Ramadhan ini. Tolong keikhlasan kirim doa untuk Endungku. Alfatihah untuk Endung, Fatmawati Binti Idris,” tulis Edi Suprianto pada kolom komentar unggahan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rismon Berubah Haluan, Roy Suryo: Ada Sesuatu yang Membuat Dia Ketakutan
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Ungkap Kebiasaan ‘News Junkie’: Bangun Dini Hari untuk Pantau Isu Global
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Akses Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara Saat Nyepi
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Garut Selatan Diklaim Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Inter Diuji Fiorentina yang Sedang Bangkit, Persaingan Papan Atas Serie A Masih Panas
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.