Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memaparkan secara rinci strategi dan posisi Indonesia dalam merespons konflik Gaza, termasuk keterlibatan dalam forum internasional yang disebutnya sebagai Board of Peace (BOP).
Penjelasan tersebut disampaikan dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis senior dan pakar di Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026).
Prabowo menegaskan bahwa sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023 antara Hamas dan Israel, Indonesia aktif mendorong upaya perdamaian melalui berbagai jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan.
Dia menggambarkan dampak konflik tersebut sangat besar, dengan kehancuran luas di Gaza serta korban jiwa yang didominasi warga sipil.
“Bisa dikatakan 80% wilayah Gaza hancur dan puluhan ribu korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak,” ujarnya.
Dalam upaya menghentikan konflik, Prabowo menyebut Indonesia bersama negara-negara lain, khususnya dari kawasan Timur Tengah, mendorong tekanan kepada Amerika Serikat agar menahan langkah Israel.
Baca Juga
- Prabowo Minta Usut Serangan terhadap Aktivis KontraS hingga Aktor Intelektual
- PDIP Ungkap Pertemuan Prabowo-Megawati: Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
- Airlangga: Presiden Prabowo Minta Defisit APBN Dijaga di Bawah 3%
Dia juga mengungkap perannya dalam forum internasional seperti Sidang Umum PBB, di mana dia menyampaikan kritik terhadap negara-negara Barat terkait standar ganda dalam isu hak asasi manusia.
Menurutnya, momentum diplomasi menguat ketika sejumlah negara Eropa mulai mengakui Palestina sebagai negara. Dia kembali menegaskan bahwa solusi dua negara (two-state solution) merupakan satu-satunya jalan damai yang realistis.
“Di situ juga saya tegaskan lagi bahwa The only solution is two state solution,” ucapnya.
Prabowo turut menyoroti peran Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, yang dinilai memiliki posisi kunci dalam memengaruhi kebijakan Israel.
Dalam pertemuan yang melibatkan sejumlah negara Muslim seperti Arab Saudi, Turki, Pakistan, Qatar, dan Yordania, Prabowo menyebut adanya pembahasan rencana perdamaian yang diajukan oleh Trump.
Dia mengungkap bahwa dalam forum tersebut, para pemimpin negara Muslim sepakat memberikan dukungan bersyarat terhadap rencana tersebut, sambil menekankan bahwa kunci utama tetap berada pada sikap pemerintah Israel di bawah Benjamin Netanyahu.
“Trump menyatakan akan meyakinkan Netanyahu. Dan setelah itu memang terjadi perkembangan menuju gencatan senjata,” kata Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa gencatan senjata yang sempat tercapai berdampak signifikan dalam menurunkan jumlah korban dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Indonesia sendiri disebut berperan aktif dalam pengiriman bantuan, termasuk melalui pesawat Hercules dan kapal rumah sakit. Bantuan tersebut juga didukung oleh lembaga seperti BAZNAS serta partisipasi masyarakat Indonesia.
“Ribuan truk bantuan kini bisa masuk setiap minggu. Ini menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace didasarkan pada legitimasi dari PBB, termasuk melalui resolusi Dewan Keamanan.
Dia menegaskan bahwa Indonesia hanya bersedia terlibat jika mendapat persetujuan semua pihak terkait, termasuk negara-negara kawasan dan pihak Palestina.
Namun, Indonesia menetapkan sejumlah batasan tegas (national caveats), antara lain tidak terlibat dalam operasi militer terhadap Hamas, tidak ikut dalam pelucutan senjata dan fokus pada perlindungan warga sipil
“Kita ingin jadi pasukan penjaga perdamaian, bukan bagian dari konflik,” tegasnya.
Rencana Keterlibatan Indonesia di BOPKendati demikian, Prabowo menyatakan bahwa situasi terbaru yang kembali memanas membuat seluruh rencana keterlibatan Indonesia dalam BOP untuk sementara ditangguhkan.
“Sekarang semuanya kita on hold. Kalau tidak ada suasana damai, bagaimana kita bisa terlibat,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa Indonesia akan terus mengevaluasi langkahnya berdasarkan kepentingan nasional dan efektivitas dalam membantu rakyat Palestina. Bahkan, ia menyatakan siap menarik Indonesia dari forum tersebut jika dinilai tidak lagi memberikan manfaat.
“Setelah terjadi perang begini. Kami konsultasi tapi The facto-nya adalah everything on hold. Ya saya sudah umumkan Menteri luar negeri sudah umumkan bahwa sekarang kita tangguhkan on hold Kita tangguhkan semua [pengiriman pasukan],” tuturnya.
Menanggapi pertanyaan soal “leverage” atau daya tawar Indonesia, Prabowo mengakui pentingnya posisi strategis dalam diplomasi global. Ia menilai Indonesia dilibatkan karena posisinya sebagai negara Muslim besar dengan komitmen historis terhadap perjuangan Palestina.
“Kita harus punya posisi tawar. Tapi kita juga harus realistis, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu,” ujarnya.
Sebagai penutup, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus berhati-hati dalam mengambil langkah, sembari tetap konsisten pada prinsip mendukung kemerdekaan Palestina dan perdamaian dunia.
“Sekali lagi kita harus Hitung-hitung benar apa yang bisa kita buat bantu rakyat palestina. Karena kita memang sangat diharapkan rakyat Indonesia bangsa Indonesia sangat diharapkan oleh orang palestina. Akhirnya sekarang kita harus bertindak dengan sangat hati-hati,” jelasnya.





