Liputan6.com, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dari KM 36-70 resmi dihentikan. Saat ini, kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek telah kembali normal di kedua arah.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan, penghentian rekayasa lalu lintas dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan volume kendaraan yang telah menunjukkan kondisi lebih terkendali.
Advertisement
“Berdasarkan monitoring lalu lintas di lapangan, puncak volume kendaraan terjadi pada 18 Maret 2026. Selanjutnya, pada 19 Maret 2026 shift 3 hingga 20 Maret 2026, volume lalu lintas di kedua arah terpantau cukup terkendali sehingga dilakukan normalisasi lalu lintas dan contraflow dihentikan,” ujar Ria dalam keterangannya, Jumat (20/1/2026).
Ria mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, mencukupi daya, bahan bakar, serta saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.
“Pengguna jalan juga diharapkan tetap mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,” tambah Ria.




