Macron serukan jeda perang di Timur Tengah saat Idul Fitri

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah selama hari raya keagamaan, sebagai upaya baru menyelesaikan konflik Iran melalui negosiasi.

"Saat kawasan ini memasuki musim hari raya keagamaan, saya pikir semua orang harus tenang dan operasi militer harus dihentikan setidaknya selama beberapa hari untuk memberi kesempatan lain bagi negosiasi," kata Macron menjelang KTT para pemimpin Uni Eropa.

Umat Muslim akan merayakan Idul Fitri pada tanggal 20 Maret, yang menandai berakhirnya puasa yang dilakukan selama bulan suci Ramadan.

Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "preemptif" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dirasakan dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Baca juga: Prancis siapkan draf kesepakatan akhiri konflik Lebanon-Israel

Baca juga: Macron: Prancis tak akan terlibat operasi militer di Selat Hormuz

Baca juga: Iran kritik Macron abaikan serangan terhadap fasilitas energi Iran


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjualan Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Tembus 3,5 Juta
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Gizi Anak: Hak Istimewa Orang Kaya atau Kewajiban Semua Kelas?
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kepul Asap Rokok Berkah untuk Jatim, Purbaya Jatah Bagi Hasil Cukai Tembakau
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Niat Fidyah Ibu Menyusui dan Tata Caranya yang Benar
• 9 jam lalutheasianparent.com
thumb
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya Bahas Efisiensi Anggaran
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.