Puncak Mudik di Papua Terlewati, Rute Penerbangan Lokal Mendominasi 

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAYAPURA, KOMPAS - Puncak arus mudik di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, terlewati. Kini, rute penerbangan didominasi rute lokal.

Branch Communication and Corporate Social Responsibility Department Head Bandara Sentani Citra Mahesa Nusantara mengatakan, puncak arus mudik sudah terjadi pada Rabu (18/3/2026).

Saat itu, trafik hariannya mencapai 6.319 penumpang dan 110 penerbangan. Sedangkan pada Jumat (20/3/2026) siang, jumlah penumpangnya tercatat 5.007 penumpang dengan 102 penerbangan.

Adapun secara akumulatif, selama 13-19 Maret 2026, jumlah penumpang di Bandara Sentani mencapai 38.819 orang. Rinciannya, 20.764 penumpang berangkat dan 18.055 penumpang tiba.

Baca JugaMudik dan Tradisi Lebaran ala Komunitas Islam Wamena di Jayapura

Selepas puncak arus mudik, rute lokal mendominasi penerbangan. Pada Kamis (19/3/2026), misalnya, rute Mimika di Papua Tengah menjadi destinasi terpadat. Selanjutnya ada Makassar (Sulawesi Selatan) dan Wamena (Papua Pegunungan).

Selama periode arus mudik, Wamena tercatat menjadi rute terpadat dengan 5.822 penumpang. Selanjutnya diikuti Makassar (5.455) dan Jakarta (5.068).

“Rute Wamena ini memang selalu ramai. Ditambah dengan momen (libur) Lebaran, angkanya semakin tinggi,” ucap Mahesa.

Baca JugaKM Ciremai, Lebaran bersama Lautan hingga Pelayanan dalam Perjalanan yang Panjang

Saat ini, angkutan mudik lewat udara menjadi satu-satunya pilihan bagi warga Jayapura.

Pelayaran mudik terakhir dari PT Pelni, menggunakan KM Ciremai, sudah bertolak pada Senin, 16 Maret 2026. Pelayaran terdekat dari Jayapura baru akan ada lagi pada Kamis (26/3/2026), menggunakan KM Sinabung.

Djalal (35), misalnya, mengatakan, kehabisan tiket, baik udara atau laut, saat mencoba mudik sepekan sebelum Lebaran.

“Risikonya mungkin saya di kampung tidak bisa berlama-lama. Sebelum hari Senin (30 Maret 2026) sudah harus balik lagi ke Jayapura,” ujar Djalal yang berencana terbang ke Makassar.

Baca JugaKisah Pejuang Mudik Berlayar Ribuan Kilometer demi Bertemu Keluarga

Sementara itu, Faridah (34), menuturkan, pilihan mudik mendekati Lebaran tidak bisa dihindari karena urusan pekerjaan.

”Hari ini Jayapura tidak terlalu padat. Enggak tahu nanti di Makassar dan Juanda,” kata penumpang tujuan Surabaya, Jawa Timur, ini.

Mahesa mengatakan, selama periode Lebaran, pihaknya berkomitmen memberi pelayanan terbaik. Hal yang sama juga akan dilakukan saat arus balik.

Puncak arus balik di Bandara Sentani diprediksi terjadi pada H+6 lebaran atau pada Sabtu (28/3/2026). Bakal ada 5.717 penumpang dan 130 pergerakan pesawat di bandara terbesar di Papua itu.

Baca JugaJayapura Ditinggal Perantau, Mereka yang Bertahan Jadi Obat Rindu hingga Banjir Pekerjaan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo - Megawati Bertemu di Tengah Gejolak Global, Apa Maknanya?
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
H-1 Lebaran, Ribuan Pemudik Motor Masih Padati Jalur Pantura Cirebon
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Ada Kesepakatan di Komisi X DPR soal Nasib Guru PPPK Paruh Waktu
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam Turun Rp55.000 Hari Ini Jumat (20/3)
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.