Pemerintah Rusia dikabarkan tengah menyiapkan rencana ambisius membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Bulan dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.
Mikhail Kovalchuk Presiden Kurchatov Institute menyampaikan bahwa proyek tersebut saat ini sudah dalam tahap pengembangan awal, termasuk perancangan sistem pembangkit listrik nuklir yang akan ditempatkan di permukaan Bulan.
Melansir laporan Xinhua, Jumat (20/3/2026), pernyataan itu disampaikan Kovalchuk saat menghadiri rapat pemerintah wilayah Leningrad yang membahas kepemimpinan di bidang sains dan teknologi.
Sebelumnya, Alexei Likhachev Kepala korporasi nuklir negara Rusia, Rosatom, mengungkapkan bahwa PLTN yang direncanakan akan memiliki kapasitas minimal lima kilowatt dengan masa operasional hingga 10 tahun.
Menurut Likhachev, pengembangan fasilitas tersebut melibatkan kolaborasi antara Rosatom, Kurchatov Institute, serta badan antariksa Rusia Roscosmos.
Sementara itu, Vasily Marfin CEO perusahaan pengembang wahana antariksa tanpa awak, NPO Lavochkin, menyebut bahwa proses perakitan pembangkit listrik nuklir di Bulan diperkirakan berlangsung pada periode 2033 hingga 2035.
Ia menambahkan, sedikitnya tiga unit pembangkit listrik akan dikirim ke Bulan sebagai bagian dari proyek tersebut.
Rencana pembangunan PLTN di Bulan ini menjadi bagian dari upaya Rusia memperkuat posisi dalam eksplorasi luar angkasa, sekaligus mendukung kebutuhan energi untuk misi jangka panjang di luar Bumi. (bil/faz)



