Biar Lebih Waspada, Prabowo Rutin Pantau Podcast dan Konten yang Serang Dirinya

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku rutin menonton konten, termasuk sinear atau podcast, meski memuat narasi yang menyerang dirinya.

“Kita harus mau dan berani untuk menerima laporan yang paling tidak enak. Dan benar, saya suka monitor posting, podcast yang menyakitkan pun saya nonton,” ujar Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan para pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip tayangan ulang di YouTube Kompas TV, Jumat (20/3/2026).

Baca juga: Prabowo Ceritakan Kebiasaannya Bangun Dini Hari untuk Pantau Isu Global dari YouTube

Pernyataan ini Prabowo sampaikan untuk menjawab pertanyaan dari Retno Pinasti, jurnalis senior seklaigus Pemimpin Redaksi SCTV-Indosiar, seputar laporan palsu yang pernah disinggungnya pada peringatan HUT ke-1 Danantara, pekan lalu.

Prabowo mengatakan, laporan palsu itu tidak ayal berakar dari fenomena "asal bapak senang" yang menurutnya sudah menjadi budaya di Indonesia.

“Jadi, budaya ABS ‘Asal Bapak Senang, Asal Ibu Senang, laporan palsu ini sudah membudaya. Saya kira di semua institusi,” kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo Pangkas Anggaran Rp 308 Triliun untuk Tutup Celah Korupsi

Dia menilai, ABS ini menjadi sebuah masalah dan bisa berdampak pada pengambilan keputusan.

Alhasil, Prabowo memilih untuk waspada pada setiap laporan yang diterimanya.

Kewaspadaan ini membuatnya rutin menonton konten atau sinear yang beredar di masyarakat.

Tidak sedikit konten itu bertujuan untuk menyerang Prabowo secara pribadi.

“Walaupun dia nyerang begitu dengan cara yang tidak baik, umpamanya ya, dan kadang-kadang saya ambil kesimpulan dia hanya, motivasinya dendam saja, enggak apa-apa. Tapi bagi saya, itu adalah justru membuat saya lebih waspada,” kata Prabowo.

Prabowo memberikan sebuah contoh konten yang menjelekkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“MBG diserang, saya langsung cek. Panggil Kepala BGN. Terus saya crosscheck, saya kirim orang-orang saya ngecek,” kata Prabowo.

Dalam diskusi itu, Prabowo memaparkan progres pemantauan dan tata kelola MBG.

Salah satu yang disinggung adalah soal penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena tidak memenuhi standar operasional.

“Saya kira kalau tidak salah ya, dari sekian puluh ribu dapur, sudah kita tutup lebih dari 1.000,” kata Prabowo.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelum beralih ke pertanyaan selanjutnya, Prabowo kembali menyinggung soal fenomena laporan palsu atau ‘Asal Bapak Senang’.

“Jadi, laporan yang bagus-bagus itu memang budaya yang tidak baik. Dan, itu budaya Indonesia yang mungkin niatnya baik, tidak mau menyusahkan pimpinan,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Lokasi Salat Idulfitri di Jakarta Pada Jumat 20 Maret
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Jamaah Shalat Id di Istiqlal Diimbau Tak Ikuti Arahan Jukir Liar
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Bacaannya
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Jemaah Salat Id di Kantor PP Muhammadiyah Membludak hingga ke Jalan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tahun Baru Nowruz di Bawah Bayang-Bayang Perang
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.