REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo wilayah Gunungkidul mendatangi rumah Ahmad Tri Efendi (10 tahun) di Dusun Jeruken, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap bocah yang terpaksa putus sekolah demi merawat kedua orang tuanya yang sakit.
Pasbata memberikan dukungan nyata, baik moril maupun materiil, kepada Fendi dan keluarganya. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan berbagai kebutuhan harian lainnya.
Baca Juga
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 29 Sekolah Aceh
Gedung Sekolah Rakyat di Lebak Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Rombongan Pasbata juga bertemu langsung dengan Slamet, ayah Efendi, untuk memberikan semangat. Efendi merawat ibunya yang lumpuh akibat stroke dan gangguan saraf serta ayahnya yang juga mengalami gangguan saraf. Di usia yang masih belia, ia menjalani hari-hari dengan penuh tanggung jawab.
Ketua DPC Pasbata Prabowo Gunungkidul, Martin, menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. "Kami hadir untuk Efendi. Jangan sampai ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan hanya karena kondisi keluarga. Ini panggilan kemanusiaan," ujar Martin dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pihaknya mendorong Efendi bisa kembali bersekolah dan menyatakan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait. "Kami siap membantu mencarikan solusi terbaik, baik dari sisi pendidikan maupun kesehatan keluarganya," ucap Martin.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul juga telah menyatakan komitmen untuk membantu Efendi kembali bersekolah melalui pendekatan khusus. Mereka juga memastikan kedua orang tuanya mendapat penanganan kesehatan yang layak.