Jakarta (ANTARA) - Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tercatat mencapai 6.265 orang selama periode 17-19 Maret 2026 atau H-4 hingga H-2 Lebaran 2026.
“Total penumpang yang berangkat selama tiga hari ini mencapai 6.265 orang dengan jumlah bus sebanyak 274 unit,” kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Joni mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi dari keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun layanan Transjabodetabek.
Ia merinci, pada 17 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.494 penumpang berangkat dengan 107 bus. Sementara pada 18 Maret terdapat 2.031 penumpang dengan 95 bus.
Adapun pada 19 Maret, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 1.740 orang dengan 72 bus.
"Sesuai prediksi lonjakan penumpang terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026 (H-4 dan H-3 Lebaran)," ucapnya.
Baca juga: Pengelola terminal imbau sopir utamakan keselamatan selama arus mudik
Pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap operasional bus serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan demi menjaga keselamatan penumpang.
Selain itu, petugas juga rutin melakukan pemantauan di area terminal untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama periode angkutan Lebaran.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memastikan pembelian tiket dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari potensi penipuan.
Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengimbau para pengemudi Angkutan Lebaran 2026 untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan di saat jumlah penumpang meningkat.
Pengelola Terminal Lebak Bulus berencana melakukan revitalisasi terminal itu pada 2027 guna meningkatkan kualitas layanan dan integrasi transportasi.
Baca juga: Penumpang Terminal Lebak Bulus alami penipuan tiket daring
Baca juga: Revitalisasi Terminal Lebak Bulus direncanakan pada 2027
“Total penumpang yang berangkat selama tiga hari ini mencapai 6.265 orang dengan jumlah bus sebanyak 274 unit,” kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Joni mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi dari keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun layanan Transjabodetabek.
Ia merinci, pada 17 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.494 penumpang berangkat dengan 107 bus. Sementara pada 18 Maret terdapat 2.031 penumpang dengan 95 bus.
Adapun pada 19 Maret, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 1.740 orang dengan 72 bus.
"Sesuai prediksi lonjakan penumpang terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026 (H-4 dan H-3 Lebaran)," ucapnya.
Baca juga: Pengelola terminal imbau sopir utamakan keselamatan selama arus mudik
Pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap operasional bus serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan demi menjaga keselamatan penumpang.
Selain itu, petugas juga rutin melakukan pemantauan di area terminal untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama periode angkutan Lebaran.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memastikan pembelian tiket dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari potensi penipuan.
Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengimbau para pengemudi Angkutan Lebaran 2026 untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan di saat jumlah penumpang meningkat.
Pengelola Terminal Lebak Bulus berencana melakukan revitalisasi terminal itu pada 2027 guna meningkatkan kualitas layanan dan integrasi transportasi.
Baca juga: Penumpang Terminal Lebak Bulus alami penipuan tiket daring
Baca juga: Revitalisasi Terminal Lebak Bulus direncanakan pada 2027





