JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menceritakan perjuangan mereka dalam mencari atau “war” tiket mudik jelang H-1 Lebaran 2026.
Tingginya permintaan membuat tiket kereta cepat habis, sehingga sebagian calon pemudik harus memantau ketersediaan secara intensif hingga detik-detik terakhir.
Bahkan, tidak sedikit yang baru mendapatkan tiket pada hari keberangkatan. Fenomena ini menunjukkan ketatnya persaingan tiket kereta api pada musim mudik tahun ini.
Salah satu pemudik, Novi (27), tujuan Semarang, mengaku baru berhasil mendapatkan tiket pada H-1 Lebaran setelah terus memantau aplikasi.
“Kalau di-refresh terus biasanya suka ada saja batalan. Tiba-tiba sisa satu kursi,” ujar Novi saat ditemui, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: 3 Tahun Tak Lebaran di Kampung, Novi Nekat Mudik H-1 Demi Keluarga Meski Tiket Melonjak
Selama proses berburu tiket, Novi tidak henti-hentinya memantau aplikasi dan media sosial resmi PT KAI.
Ia bahkan memiliki strategi khusus untuk meningkatkan peluang mendapatkan tiket.
“Biasanya saya buka di jam 10.00 WIB atau jam 14.00 sampai 15.00 WIB. Kayaknya orang-orang lagi sibuk, jadi saya coba refresh terus,” kata dia.
Menurutnya, waktu tersebut relatif lebih sepi dibanding jam sibuk, sehingga peluang mendapatkan tiket lebih besar.
Ia juga mengandalkan informasi dari akun resmi KAI untuk mengetahui adanya penambahan perjalanan kereta.
“Jadi saya update terus infonya di aplikasi sama Instagram KAI,” imbuhnya.
Baca juga: H-1 Lebaran, Naik KRL dari Bekasi ke Jakarta Lebih Cepat dan Lengang
Sempat Hampir Beralih ke Bus
Pengalaman serupa dialami Nurul (20), pemudik tujuan Kutoarjo, Jawa Tengah. Ia mengaku sudah mencoba membeli tiket sejak akhir Februari 2026, namun kerap kehabisan.
“Sempat nyari sih, cuma memang enggak kebagian. Susah banget dapatnya,” ujar Nurul.
Karena sulitnya mendapatkan tiket, ia sempat mempertimbangkan untuk mudik menggunakan bus.