Rekayasa Lalin Malam Takbiran di Jakarta Bersifat Situasional, Ini Titik dan Rutenya

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Rekayasa arus akan diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan, terutama di kawasan yang menjadi pusat keramaian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan sejumlah kawasan yang menjadi fokus pengaturan meliputi kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), serta koridor Jalan Sudirman–Thamrin dan titik pendukung lainnya.

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada kawasan Monas, Bundaran HI serta koridor Sudirman–Thamrin dan titik-titik pendukung lainnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Sebanyak 903 personel disiagakan khusus untuk tugas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Baca juga: Malam Takbiran di Bundaran HI Dipadati Warga, Ada Pertunjukan Air Mancur

Mereka akan bertugas melakukan pengaturan, penjagaan, hingga penguraian arus kendaraan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengerahkan total 1.810 personel untuk mengamankan malam takbiran di DKI Jakarta. Jumlah tersebut terdiri dari 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel dari Polres jajaran.

Ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah sektor pengamanan yang telah dipetakan, dengan fokus utama di kawasan Monas, Bundaran HI, dan koridor Sudirman–Thamrin.

Adapun pembagian personel meliputi Sektor A Monas sebanyak 100 personel, Sektor B Monas 274 personel, Sektor C Bundaran HI 533 personel, serta 903 personel untuk kamseltibcarlantas.

Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Baca juga: Hujan Tak Halangi Warga Rayakan Malam Takbiran di Bundaran HI Jakarta

Rekayasa Lalu Lintas dari Pemprov DKI

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dalam rangka kegiatan Car Free Night malam takbiran melalui acara Jakarta Bedug Kolosal. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan bahwa acara tersebut juga akan diisi Pawai Obor malam takbiran dengan rute yang melintasi sejumlah titik pusat kota, mulai dari Pintu Barat Daya Silang Monas, Bundaran Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, hingga berakhir di Bundaran HI.

Sejumlah ruas jalan akan ditutup atau dialihkan sementara selama kegiatan berlangsung, di antaranya:

  • Jalan Jenderal Sudirman (sebagian ruas)
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Kupingan BNI 46
  • Kota Bumi
  • Baturaja
  • Teluk Betung
  • Kebon Kacang
  • Kebon Sirih
  • KH Wahid Hasyim
  • Sunda
  • Imam Bonjol

Baca juga: Ada Jakarta Bedug Kolosal Malam Takbiran, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sudirman-Thamrin

Rute alternatif yang disiapkan

Untuk mengantisipasi penutupan jalan, pemerintah menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengguna jalan, antara lain:

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
  • Harmoni ke Semanggi: melalui Jalan Hayam Wuruk, Ir. H. Juanda, Suryopranoto, Mas Mansyur, Prof. DR. Satrio, dan Jenderal Sudirman.
  • Semanggi ke Harmoni: melalui Jalan Jenderal Sudirman, Karet Pasar Baru Timur, Margono Djojohadikoesoemo, Mas Mansyur, Cideng Barat, hingga Gajah Mada.
  • Gondangdia ke Tanah Abang: melalui Jalan Taman Cut Mutia, Menteng Raya, M.I. Ridwan Rais, Medan Merdeka Timur, Abdul Muis, dan Mas Mansyur.
  • Tanah Abang ke Stasiun Gambir: melalui Abdul Muis, Budi Kemuliaan, Medan Merdeka Barat, Majapahit, Ir. H. Juanda, hingga kawasan Lapangan Banteng.

Dengan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional dan pengaturan rute alternatif tersebut, aparat berharap arus kendaraan tetap dapat berjalan lancar meski terjadi peningkatan mobilitas warga saat malam takbiran di Jakarta.

(Reporter: Ruby Rachmadina | Editor: Fitria Chusna Farisa)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Strasbourg vs Rijeka, Imbang 1-1, Le Racing Melaju ke Perempat Final Liga Konferensi
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Konsisten Berlatih Beban Beri Manfaat Jangka Panjang
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Zulkifli Hasan Apresiasi Silaturahmi Prabowo dan Megawati: Sinyal Kuat Perkuat Persatuan Bangsa
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Dimulai Sejak Era Soekarno, Begini Sejarah Sidang Isbat
• 20 jam laludetik.com
thumb
Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus capai 6.265 orang
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.