Harga Pangan Terkendali Selama Ramadan, Begini Komentar Prabowo

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah bersiaga mengantisipasi dampak gejolak di Timur Tengah yang membayangi sejak awal Ramadan.

Sektor pangan masih ada kemungkinan menerima imbas yang mendorong fluktuasi harga di ranah domestik.

BACA JUGA: Pantauan Harga Pangan Menjelang Lebaran 2026

Presiden Prabowo pun memastikan jajarannya telah berupaya sekuat tenaga untuk menjaga dan mengendalikan harga pangan selama Ramadan. Kepala Negara pun mengapresiasi hasil gotong royong tersebut sebagai sesuatu pekerjaan yang bagus nan apik.

"Dengan (adanya) perang, (kemungkinan) harga pangan bisa naik. Namun, saya mau tanya, ini bulan Ramadan, harga pangan (di dalam negeri) terkendali atau tidak? I think we are doing a good job," ujar Prabowo dalam tayangan video 'Presiden Prabowo Menjawab!!!'.

BACA JUGA: Begini Solusi Mencegah Kenaikan Harga Pangan Menjelang Lebaran

Indonesia sendiri telah bersiap sejak jauh hari untuk menghadapi kemungkinan gejolak yang datang dari luar Indonesia. Sektor pangan, menurut Presiden Prabowo, merupakan salah satu esensi bangsa yang harus dijamin ketercukupannya. Sumber pangan pun harus dapat dipenuhi secara mandiri oleh bangsa Indonesia.

"Pertama itu kan pangan, makan. It's a basic need. Dan disitu saya lihat, common denominator, masalah yang asasi, selalu adalah pangan. Jadi, itu yang mempengaruhi saya, sehingga saya lihat kalau kita ingin merdeka. Harus terjamin sumber pangan," ujar RI-1 saat berdiskusi dengan para pakar dan jurnalis.

BACA JUGA: Satgas Saber Pelanggaran Pangan Tegur RPH Pulo Gadung yang Jual Ayam di Atas HAP

Presiden Prabowo turut mengungkapkan inspirasi dari visi swasembada pangan yang diusungnya selama ini. Ia mengaku tergerak dari langkah awal yang digagas Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno. Di awal kemerdekaan dahulu, sektor pangan dan pertanian yang menjadi fokus pembangunan kala itu.

"Itu juga yang disampaikan oleh Bung Karno kan. Bung Karno begitu dia memimpin Indonesia baru merdeka, yang dia urus sebetulnya, ya pangan, (dan) pertanian. Dia yang bikin IPB (Institut Pertanian Bogor). Dia yang selalu ngomong, the hungry stomach cannot wait," kata Prabowo.

Terpisah, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian memastikan fluktuasi harga pangan selama Ramadan sampai Idulfitri terus terjaga agar kewajaran harga dapat dirasakan masyarakat. Terlebih, Indonesia sudah berdikari untuk 9 pangan pokok strategis.

"Sesuai arahan Bapak Presiden sejak sebelum Ramadan, harga pangan tidak boleh naik berlebihan. Ini yang kami jaga. Indonesia sudah swasembada, 9 komoditas. Ada 3 yang belum, tetapi stoknya banyak. Kami sudah minta, semua harus mengeluarkan stoknya. Jangan sampai harga naik. Kalau ada yang menaikkan, aku cabut izinnya dan tidak boleh impor lagi," tutur Amran.

Tak hanya itu, pemerintah secara kolaboratif turut mengimplementasikan berbagai program intervensi pangan. Deretan program intervensi pangan yang telah digeber selama Ramadan sampai Idulfitri antara lain Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga bantuan pangan beras dan minyak goreng.

Realisasi penjualan beras SPHP sampai 19 Maret telah mencapai 42,3 ribu ton. Adapun total target SPHP beras untuk 2026 ini adalah sebanyak 828 ribu ton. Perlu diketahui, Bapanas sebelumnya telah mengajukan anggaran untuk SPHP beras 1,5 juta ton. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan yang salah satunya melihat realisasi SPHP beras sampai akhir tahun sebelumnya, ditetapkan anggaran sebesar Rp 4,97 triliun yang setara dengan biaya subsidi harga sejumlah 828 ribu ton.

Sementara itu, untuk realisasi GPM secara nasional selama Maret ini total telah mencapai 789 kali pada berbagai lokasi di 24 provinsi dan 153 kabupaten/kota. Tidak hanya GPM yang menyediakan pangan secara umum, pemerintah pun menggelar pula GPM khusus yang menyediakan daging ayam beku berkualitas premium dengan harga sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP).

GPM khusus daging ayam beku ini tersedia di lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di 17 provinsi dan akan berlangsung hingga sehari sebelum Idulfitri. Program ini merupakan kolaborasi antara Bapanas dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia, dan PT Malindo Feedmill Tbk. GPM khusus lainnya dilakukan bersama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Berdikari untuk daging sapi dan kerbau dengan harga yang lebih terjangkau.

Terakhir, realisasi bantuan pangan beras dan minyak goreng juga telah mulai didistribusikan sejak minggu pertama Maret ini. Perum Bulog pun terus mempercepat distribusi program stimulus ekonomi ini kepada total 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan penyerahan bantuan pangan secara serentak di 565 cabang Bulog se-Indonesia pada Rabu (17/3/2026) lalu.

Lebih lanjut, indikator fluktuasi harga pangan bisa juga ditinjau dari perkembangan inflasi komponen harga bergejolak (volatile food) atau inflasi pangan. Indeks inflasi pangan secara bulanan pada Februari 2026 berada di 2,50 persen. Sementara inflasi pangan secara tahunan dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) di level 4,64 persen di Februari lalu.

Patut diketahui, target khusus untuk indeks volatile food yang dijaga pemerintah berada di rentang 3 sampai 5 persen, sehingga inflasi pangan Februari 2026 masih dalam kondisi yang wajar. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pula bahwa daya beli masyarakat masih terjaga. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Mudik 2026 Mulai Landai, One Way Berpotensi Disetop
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cek Harga OTR Jakarta Toyota Voxy Si Baby Alphard
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Konsisten Berlatih Beban Beri Manfaat Jangka Panjang
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Wayang Alien Jadi Media Kritik, Angkat Isu Kerusakan Lingkungan
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Orang Tua Wajib Tahu! Cara Kelola THR Anak agar Tidak Disalahgunakan
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.